Target bulan September-Oktober, Peserta CPNS Lotim Ikuti SKB

Lombok Timur– Kemenpan-RB telah mengeluarkan surat edaran tentang jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB). Hal itu menindaklanjuti peserta CPNS Formasi 2019 yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) agar bersiap kembali. “Jadwalnya September-Oktober mendatang,” kata Kabid Data dan Formasi BKPSDM Lotim Agus Satriawan, Senin (20/07)

Meski demikian, dalam surat edaran tersebut, pihaknya belum mendapatkan kepastian tanggal pelaksanaan di bulan tersebut. Kata Agus, hal itulah yang tengah dikoordinasikan dengan pusat. Selain itu, pihaknya juga tengah memantau kembali kesiapan gedung CAT dan komputer.

“Karena akan ada pemeriksaan kembali,” jelasnya.

Dalam surat tersebut, diterangkan proses pelaksanaan dilakukan bagi daerah yang siap menerapkan protokol kesehatan covid-19. Selain itu, BKPSDM juga mesti berkoordinasi dengang gugus tugas covid-19 mengenai hal tersebut. Poin lainnya, BKPSDM diminta lebih awal mengumumkan pelaksanaan SKB pada peserta.

Hingga saat ini, sudah terdapat 1.192 peserta CPNS 2019 yang akan mengikuti SKB. Namun karena adanya pandemi covid-19 membuat pelaksanaan SKB tertunda.

“Kita berharap peserta selalu siap dan mengupdate informasi,” ujarnya.

Teknis pelaksanaan SKB sendiri sebenarnya sudah keluar Maret lalu. Kata Agus, dalam jadwal tersebut, pelaksanaan SKB di Lotim dilakukan selama tiga hari. Ada 12 sesi dengan perhitungan empat sesi per hari.

“Kita minta pelaksanannya tiga hari di akhir pekan,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Covid-19 Vs Masyarakat, menuai kontroversi diduga bagian konspirasi

Sel Jul 21 , 2020
Mataram, Covid-19 akhir-akhir ini menjadi isu yang memanas dikalangan masyarakat, hal tersebut dipicu dengan kepercayaan masyarakat yang semakin minim terhadap keberadaan virus kcovid-19 yang bagi masyarakat akhir-akhir ini dinilai Hoaks. Kepada media, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram dr. Rohadi, Sp. BS. Senin (20/07) coba meluruskan anggapan masyarakat yang […]