Surat Edaran Gubernur NTB : Rumah Makan diminta tutup aktivitas pelayanan siang hari

Mataram – Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, Tahun 2020, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada pengusaha rumah makan untuk menutup aktivitas pelayanan siang hari.

Ada enam point yang terdapat di dalam SE Nomor: 19/160/Pol-Pol/2020 tersebut, diantaranya meminta seluruh para pemilik dan pengelola rumah makan, restoran, cafe, rumah makan siap saji, warung, lesehan dan sejenisnya agar sementara menutup kegiatannya pada pagi dan siang hari.

“Sementara itu, Untuk pelayanan dengan cara mengantar dilakukan pukul 16.30 sampai 04.00 Wita. Sedangkan, pembeli yang makan di tempat dilarang keras. Bila lokasi usaha atau kegiatan tersebut berada di dalam lingkungan perkampungan non muslim, agar tidak melayani pembeli yang makan di tempat,” Jelas Gubernur NTB.

Selanjutnya, para pemilik dan penanggung jawab karaoke, atau tempat hiburan lainnya agar menutup tempat usahanya selama bulan Ramadhan, pemanfaatan pengeras suara saat menjalankan kegiatan ibadah agar tetap mempertimbangkan waktu, situasi serta kondisi masyarakat sekitarnya dengan volume yang tidak berlebihan.

“Adapun juga, seluruh masyarakat dilarang keras memperjualbelikan dan membunyikan petasan/mercon atau sejenisnya, dalam upaya mencegah penularan Corona Virus Disease (Covid-19) masyarakat tetap berada di rumah, menggunakan masker bila harus berada di luar rumah, menjaga jarak minimal dua meter (Physical Distancing), melaksanakan perilaku hidup sehat dan bersih (PBHS) dengan mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir pada setiap dan selesai beraktivitas,” Tandasnya

Terakhir Gubernur mengimbau para Bupati/Walikota se-NTB agar turut serta dalam pengawasan, pemantauan, pembinaan dan penegakan aturan bersama aparat keamanan setempat.

Dalam surat edaran ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB, menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dekan FK Unram : Puncak COVID-19 NTB bulan Agustus, dengan estimasi 5.800 kasus

Jum Apr 24 , 2020
Mataram – Meningkatnya jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi NTB memberi sinyal yang positif bagi upaya memutus mata rantai penyebaran kasus ini. Karena memang Covid-19 seperti fenomena gunung es, dimana yang muncul di permukaan hanya sebagian kecil dari kasus yang belum diketahui di bawah. Sebagaimana yang disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran […]