Spesialis jambret babak belur di amuk massa


Lombok Tengah – Naas benar apa yang dialami oleh ZA (28), warga Dusun Bangket Tengak, Desa Puyung Kecamatan Jonggat ini. Pria yang diketahui sebagai spesialis jambret ini, ditangkap oleh warga dan petugas saat sedang melancarkan aksinya dan diamuk oleh massa yang geram dengan ulah pelaku.

Pelaku diamankan Kamis (7/5) sekitar Pukul 19.30. Wita, karena menjambret di wilayah Kelurahan Tengari, Kecamatan Praya, yang korbannya adalah Erna Ayuni, 18 tahun warga Motong Beson, Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah.

Selain merasakan sakit akibat dihakimi massa, pelaku juga harus merasakan sakitnya timah panas yang bersarang dibetisnya karena dari hasil pengembangan, pelaku mengaku sudah melakukan aksinya dilokasi lain hanya saja, ketika petugas meminta pelaku menunjukan lokasi kejadian yang lain malah pelaku berusaha melarikan diri sehingga pelaku harus ditembak.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti (BB), berupa satu buah handpone asus zenfone warna putih, satu buah Handpone Nokia warna putih, satu unit sepeda motor merek yamaha dan satu unit sepeda motor merek honda revo.


Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono, menegaskan aksi penjambretan yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada Kamis (7/5) sekitar pukul 18,40 wita, di wilayah Kelurahan Tengari Kecamatan Praya pada saat itu, korban sedang berboncengan dengan temannya, lalu pelaku datang dari arah belakang dan menyalip lewat sebelah kiri.

“Setelah itu, kemudian pelaku mengambil handpone milik korban yang di pegang tangan sebelah kiri korban dimana korban memegang handpone merk asus zenfone dua warna putih Atas kejadian tersebut, korban datang melapor ke Polres Lombok Tengah,”ungkap Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono, Jumat kemarin (8/5)

Ia menegaskan, ketika korban di jambret dan korban berteriak langsung di dengar oleh anggota Resmob Lombok Tengah, sementara berada di dekat lokasi kejadian Anggota Resmob tersebut langsung mengejar pelaku dan dapat menangkap pelaku yang dibantu oleh warga setempat.

“Setelah dilakulan introgasi awal pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan penjambretan, sehingga pelaku diajak untuk menunjukan lokasi tempat pelaku pernah melakukan jambret sempat berusaha melarikan diri dan diberikan tindakan tegas dengan cara dilakukan tembakan kearah betis dan tepat mengena pada betis kanan,”terangnya.

Setelah dilumpuhkan selanjutnya pelaku dibawa ke Puskesmas terdekat untuk di lakukan perawatan sehingga membawa pelaku ke Polres Lombok Tengah beserta barang bukti handpone dan sepeda motor yang di gunakan pelaku, untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain merasakan sakit akibat dihakimi warga dan ditembak polisi, kini pelaku terpaksa harus lebaran dipenjara Karena, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku saat ini mendekam di penjara dan terancam hukuman selama 7 tahun Karena melanggar pasal 363 tetang pencurian dengan kekerasan.

“Kita masih melakukan pengembangan TKP lain yang pernah dilakukan pelaku,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Babinsa jajaran Kodim 1607/Sumbawa pastikan warga dapat bantuan BPNT

Sab Mei 9 , 2020
Sumbawa – Guna mengantisipasi permasalahan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumbawa apalagi di bulan suci Ramadhan, kali ini Babinsa Jajaran Kodim 1607/Sumbawa yakni Koramil 1607-01/Kota di Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas dan Desa Boak Kecamatan Unter Iwes, Koramil 1607-02/Empang di Desa Pemasar Kecamatan Maronge, melakukan pengawasan pendistribusian […]