Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Bangun Kebersamaan Dengan Gotong Royong

GETNEWS.ID, Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur memberikan apresiasi kepada personel pos jajarannya memanfaatkan Jumat bersih untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan dengan gotong royong bersama masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Demikian dikatakan Dansatgas Sektor Timur disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Terlihat anggota pos dengan masyarakat bahu membahu bergotong royong seperti yang dilakukan personel Pos Laktutus, Pos Salore dan Pos Nananoe ditempat yang berbeda membantu pembangunan rumah adat, Pos Dafala dan Pos Maubusa membantu warga binaan masing-masing yang sedang membangun rumah, dan Pos Motaain bergotong royong membantu pengerjaan bangunan tembok tebing sungai perbatasan di Dusun Motaain Desa Silawan.

Menurut Bayu Sigit, gotong royong ini dilakukan selain melaksanakan program Jumat bersih, juga sebagai upaya pos untuk menjalin silaturrahmi dengan masyarakat dengan harapan terjalin kedekatan, kebersamaan dan kaharmonisan antara TNI dan masyarakat itu sendiri.

“Alhamdulillah sampai dengan masuk tujuh bulan kami di daerah perbatasan tidak ada permasalahan yang menganjal antara masyarakat dengan personel pos, bahkan masyarakat meminta agar tidak ada pergantian personel di beberapa pos, ini patut diapresiasi,” ungkapnya.

Selain gotong royong, kata Alumnus Akmil 2003 itu, pihaknya juga masih berupaya membantu rehabilitas ataupun semenisasi rumah tidak layak huni seperti yang dilakukan oleh Pos Turiscain Kipur II.

“Pos Turiscain sampai dengan saat ini sudah melakukan rehabilitas dan seminsasi rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit rumah dan yang terakhir ini diperkirakan akan selesai akhir bulan ini (Agustus, red),” terangnya.

Personel Pos Turiscain saat ini masih fokus mengerjakan finishing rehab rumah milik Tobias warga Dusun Airai Desa Maumutin Kecamatan Raihat.

“Mohon doanya agar semua lancar dan cepat selesai sehingga bisa langsung digunakan oleh pemiliknya,” tutup pria kelahiran Bandung Jawa Barat itu. (ISJ07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Syarat Sekolah Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Sen Agu 30 , 2021
Jakarta – Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 yang dilakukan pemerintah dalam sebulan terakhir menunjukkan hasil yang signifikan. Sejumlah daerah kasus positifnya COVID-19 menurun. Karena itu, pada perpanjangan PPKM 24-30 Agustus 2021, sejumlah daerah yang semula berstatus Level 4 turun menjadi Level 3. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan […]