PLAN International Indonesia dukung program NTB Gemilang

GETNEWS.ID, Mataram – Yayasan Plan International Indonesia gelar pertemuan dengan Gubernur NTB di Mataram pada Senin (24/2). Turut hadir memenuhi undangan, Ketua TP-PKK NTB Niken Saptarini Widyawati serta sejumlah OPD lingkung provinsi NTB.

“Provinsi Nusa Tenggara Barat ini membutuhkan kehadiran Plan International Indonesia di tempat kami,” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur mengajak Yayasan Plan International Indonesia agar terus membangun sinergi dan berkontribusi dalam pembangunan di NTB. Pemprov dan juga Pemda diajaknya untuk semakin solid dengan berbagai NGO (Non Government Organization) dalam menyejahterakan masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Nusa Tenggara Barat mengucapkan banyak terima kasih dan mudah-mudahan kedepan kerjasama atau sinergi yang lebih baik bisa dibangun kembali,” ucapnya.

Yayasan Plan International Indonesia sendiri merupakan sebuah yayasan nasional yang memajukan dan memperjuangkan kesetaraan hak anak-anak dan perempuan. Berbagai program telah dilakukan Yayasan Plan International Indonesia di NTB antara lain, Sustainable Sanitation and Hygiene in Eastern Indonesia atau biasa disingkat SEHATI. SEHATI ialah Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). 

Sejak 2016, Plan International Indonesia telah menjalankan berbagai programnya di NTB. Selain SEHATI, program-program lainnya seperti Yes I Do yang berfokus pada pencegahan pernikahan usia dini. Selain itu, ada pula Women and Disability Inclusive WASH and Nutrition Project (Winner Project) yang mengedepankan kesetaraan gender dan kebersihan serta masalah kesehatan seperti penurunan angka stunting dan juga berbagai program-program lainnya.

Direktur Executive Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti mengungkapkan jika Plan Indonesia selalu berusaha meningkatkan kinerjanya di NTB. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini Ia sengaja mengajak dewan pembina Plan untuk langsung mengunjungi Lombok. 

“Untuk makin memberikan dampak bagi anak-anak dan terutamanya anak-anak perempuan, memastikan hak-hak mereka bisa terpenuhi dan juga kesetaraan bagi anak perempuan dan laki-laki,” ungkap Dini.

Ia mengatakan jika pernikahan usia dini di NTB masih menjadi momok di tengah masyarakat. Karena kurangnya edukasi harus segera diatasi. Kemudian kasus-kasus lain seperti bullying hingga pengentasan narkotika di kalangan remaja. Ia mengatakan orang tua dan guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah hal tersebut terjadi. 

“Saya tentu saja berharap, kerjasamanya dan dukungan dari pemerintah, dari mitra-mitra akan terus berlangsung di sini,” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari pihak Plan International Indonesia kepada Gubernur NTB serta penghargaan dari Plan International India kepada Ketua TP PKK Provinsi NTB. Kemudian ditutup dengan makan malam bersama.

Hms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim SAR temukan mayat terdampar di Poto Tano Sumbawa

Rab Feb 26 , 2020
GETNEWS.ID, Sumbawa Barat – Tim SAR gabungan menemukan sesosok mayat terdampar di pantai Tanjung Pasir Poto Tano, Sumbawa, Rabu (26/02). “Mayat yang ditemukan di pesisir pantai Tanjung Pasir pada pukul 15.40 wita tersebut merupakan seorang nelayan atas nama Burhanudin warga RT 01 RW 07 Seteluk Atas yang dikabarkan hilang sejak […]