Pemkot Mataram bolehkan Shalat Idul Fitri untuk Lingkungan Zona Hijau, ini daftarnya

Mataram – Guna mencegah penyebaran COVID-19 dalam pandemi saat ini, tentu harus dilakukan dengan cara rajin mencuci tangan, fhisical distancing, pakai masker, dan lainnya.

Selain itu usai bulan ramadhan, tentu masyarakat menunggu hasil keputusan Fatwa MUI untuk menjalankan ibadah Hari Raya Idul Fitri ( hari kemenangan umat islam ) dalam pandemi COVID-19, ( 18/5).

Sementara itu fhisical distancing sangat berperan dan perlu di lakukan guna memutus mata rantai, sehingga Fatwa MUI nomor 28 tahun 2020, sholat Idul Fitri diperbolehkan dilaksanakan di rumah.

Lebih lanjut Shalat Idul Fitri khusnya pemerintah Kota Mataram diperbolehkan untuk Lingkungan Zona Hijau. 59 Lingkungan Masuk Zona Merah.

Berikut Daftar 59 Lingkungan yang Termasuk Zona Merah di Kota Mataram dari beberapa kecamatan diantaranya :

KECAMATAN AMPENAN : Gatep /Karang Panas, Kampung Melayu, Melayu Bangsal, Baturaja, Tinggar, Selaparang, Pondok Perasi, Dayan Peken, Kebon Roek,  Pelembak, Dasan Sari, Karang Baru, Moncok Karya, Pejarakan, Kebon Bawak Barat,  Kebon Jeruk Baru, Pejeruk Bangket, Pejeruk Desa, Kapitan, Taman Seruni

Selanjutnya KECAMATAN CAKRANEGARA : Gubug Panaraga, Karang Kemong, Getap Barat, Karang Taliwang, Karang Jero, Kelodan, Rungkang Jangkuk

KECAMATAN MATARAM : Pagesangan Baru, Karang Genteng, Pesongoran, Petemon

KECAMATAN SANDUBAYA : Babakan Barat, Babakan Timur, Butun Indah,  Karang Rundun, Pengempel Indah, Tembelok, Nyangget, Lengdang Lekong

KECAMATAN SEKARBELA : Citra Warga, Pande, Karang Pule, Pande Besi, Gerisak, Kekalik Indah, Kekalik Kijang, Kekalik Timur, Bagek Kembar

KECAMATAN SELAPARANG : Gapuk tengah, Suradadi, Gomong Timur, Kamasan, Monjok Perluasan, Cemara, Udayana, Monjok Baru, Monjok Baru Timur, Dasan Lekong, Rembiga Barat

Sebelumnya secara nasional, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri saat Pandemi COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Gugus Tugas Covid-19 Lobar antisipasi kedatangan 500 pekerja Migran

Sel Mei 19 , 2020
Lombok Barat – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lombok Barat mulai menyiapkan Langkah-langkah terkait rencana kedatangan sekitar 500 orang Pekerja Migran Indonesia, Senin (18/5). Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., Selaku Ketua Tim Reaksi Cepat Penaganan Covid-19 menyampaikan bahwa, GOR Mini Gerung ini akan digunakan selama 2 bulan untuk […]