Pamatwil Polres Sumbawa pantau persiapan Kampung Sehat

Sumbawa Besar, – Kasat Lantas Polres Sumbawa, AKP Bowo Tri Handoko SE S.IK selaku Perwira Pemantau Wilayah (Pamatwil) Kampung Sehat, melaksanakan pemantauan kesiapan desa / kelurahan pada sejumlah tempat, Senin (6/7/2020) kemarin.

adapun lokasi yang dilaksanakan pemantauan diantaranya di Lingkungan Panca Warga Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, di Kelurahan Bugis Sumbawa, dan Desa Kerekeh Kecamatan Inter Iwes.
di setiap lingkungan yang dilakukan pemantauan sudah terlihat asri, rapi, dan bersih menghadapi lomba kampung sehat. rumah-rumah warga sudah tersedia tempat cuci tangan, bahkan di Desa Kerekeh masing-masing rumah sudah ada tempayan atau dalam bahasa setempta disebut Bong, untuk mencuci tangan.

“kami masih menjumpai warga yang tidak menggunakan masker. padahal harapan kita disamping menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan masyarakat memiliki kepedulian dengan pola hidup bersih dan sehat seperti wajib memakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun”, ujarnya.

Di Lingkungan Panca Warga Desa Labuhan Sumbawa dan Desa Kerekeh Kecamatan Inter Iwea sudah ada Pos Kesehatan Warga. apabila ada warga yang migrasi akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, jika suhu tubuhnya tinggi dan memerlukan isolasi, Pemerintah Desa bersama warga setempat telah menyediakan ‘Rumah Isolasi Mandiri’.

disamping Adanya PosKesehatan dan Migrasi, di Lingkungan Panca Warga sudah ada ‘Dapur Umum’ yang dikelolah oleh warga setempat. bahan-bahannya seperti tanaman dan sayuran dari lingkungan setempat, tidak ada yang dibeli dari luar kampung, terang Kasat Lantas.

di sektor ekonomi dan UMKM, ada beberapa usaha home industry yang digeluti warga selama masa pandemi covid-19, seperti usaha produksi kerupuk dan Budi daya mutiara laut di Desa Labuhan Sumbawa. sedangkan di Desa Kerekeh ada beberapa produk UMKM yang berasal dari daun kelor.
“kami menyarankan agar produk tersebut dilakukan promo online via medsos supaya lebih dikenal luas”.

di sektor Ketahanan Pangan, warga yang memiliki lahan dimanfaatkan untuk menanam tanaman umbi-umbian, singkong, buah-buahan, serta jenis tanaman obat-obatan sebagai apotik hidup. sedangkan pekarangan dan pagar dimanfaatkan untuk tanaman sayur mayur.

di sektor keamanan, adanya ketersediaan dan inovasi warga untuk menjaga keamanan kampung dan lingkungannya dengan menyediakan pos kamling dan sejenisnya. setiap persoalan yang timbul di tengah warga mampu diselesaikan di luar proses pengadilan seperti kasus yang tergolong ringan.

“kami berharap program kampung sehat ini semata-mata untuk masyarakat agar terhindar dari pandemi covid-19, mari bergerak bersama dan seluruh elemen masyarakat saling mendukung”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

NTB buka kanal informasi sesuai kewenangan

Sel Jul 7 , 2020
Mataram – Dalam melaksanakan pelayanan informasi, harus dipahami dan dipastikan kewenangan tentang informasi yang dikelola. Apakah informasi ini dikelola oleh daerah, informasi yang dimiliki oleh sebuah perusaan atau informasi pribadi. Sehingga pertimbangan ini yang menjadi dasar ketika permohonan informasi kepada pengelola informasi atau badan publik. Hal ini disampaikan Kepala Dinas […]