TGB Kecam Serangan Israel Pada Warga Palestina

getnews.id – Tuan Guru Bajang (TGB) atau Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah(NWDI) Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi kecam serangan Israel pada warga Palestina.

Semua negara harus faham posisi kedua negara di konflik tersebut, ada terbawa fikiran  bahwa seakan Yahudi dan Israel merampas tanah Palestina itu benar-benar punya hak atas Palestina.

TGB tegaskan tidak ada hubungan antara Israel dan Yahudi sebab Israel berawal dari Ide Politik.

” Dulu ada nama Theodor Herzl ingin buat negara untuk Yahudi kumpul dimana-mana cari lokasi dari Kongo Afrika dan Argentina namun selalu di tolak, tuturnya

Sehingga memakai sentimen agama gunakan ayat dalam taurat artinya “(Dan Aku akan memberikan kepada keturunanmu wahai Ibrahim tanah yang dijanjikan) yaitu antara Nil dan Furoh kira-kira Palestina dan sekitarnya,”

Ayat dijual untuk propaganda guna memebentuk sebuah negara, berawal dari ide politik untuk menyatukan bangsa Yahudi kokoh dalam satu negara dengan legitimasi ayat dan merampas Palestina.

” Tidak ada urusan dengan agama, itu smata-mata ide politik, dari Sejarah sebelum yahudi, Kan’an paling awal diam di Palestina,” Tandas TGB

Dikuti dari Tajuklombok.com, bahwa TGB menjelaskan Kan’an adalah nenek moyang bangsa arab yang tinggal sampai Nabi Ibrahim lahir sehingga Turun temurun dari Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, Nabi Ya’qub dan terjadi  eksodus besar dari Yahudi setelah Nabi Yusuf jadi orang penting di Mesir

“Dari masa Nabi Ibrahim hingga Nabi Ya’qub pindah ke Mesir, sejarah mencatat hanya 230 tahun, jauh lebih lama dari Bangsa Kan’an. Bahkan sampai sekarang”, tuturnya.  

Menurut TGB Terkait klaim Israel yang mengaku diri mereka sebagai keturun Ibrahim, bahwa itu ditinjau bukan saja dari segi biologis semata tetapi juga dari segi keimanan.

“Keturunan yang mewarisi ayahnya adalah tidak hanya mewarisi hubungan biologis tetapi juga ajarannya,” jelas TGB.

Selanjutnya TGB memaparkan alasan kenapa bangsa Yahudi tidak bisa disebut sebagai pewaris Nabi Ibrahim, mulai dari mengingkari perjanjian dengan Alloh, membuat transaksi riba bahkan sampai membunuh seorang nabi. Meski secara bilogis mewarisi Nabi Ibrahim tapi Tauhidnya mereka tinggalkan, ajarannya dilupakan, apa yang dilarang dikerjakan, dan masih banyak pengkhiatan bangsa Yahudi yang dijelaskan dalam Al Qur’an.

“Maka sesungguhnya mereka sudah tidak pantas menyebut diri keturunan Nabi Ibrahim,” kata TGB menekankan.

Oleh karena itu, TGB menghimbau kepada ummat muslim untuk tidak termakan provokasi buta dari Israel yang menyatakan mereka berhak atas tanah Palestina.

“Jangan terpedaya oleh ungkapan Yahudi berhak tinggal di Palestina, seperti saat ini,” himbaunya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh umat Islam di dunia membantu warga Palestina dengan doa.

“Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Pelestina, Israel tak berhak menjajah Palestina,” pintanya.

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) menegaskan, penjajahan tidak ada tempatnya di muka bumi, termasuk Palestina.

Menurut TGB, perjuangan warga Palestina melawan zionis Israel merupakan perjuangan mulia. “Insya Allah, seluruh umat Islam di seluruh dunia akan bersama warga Palestina. Intinya, umat Islam siap melawan Israel,” Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Rescuve Evakuasi Korban Kecelakaan Asal Pagutan Mataram

Sab Mei 15 , 2021
getnews.id, Mataram – Seorang perempuan warga Desa Pagutan Kota Mataram mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di jalan raya TGH Lopan Kec. Labuapi Lombok Barat (dekat gapura perbatasan Kota Mataram dengan Lombok Barat), Kamis (13/5) siang. Tim rescue Kantor SAR Mataram kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian membantu warga setempat dalam […]