Kapolres Sumbawa : Kampung Sehat agar masyarakat disiplin sambut tatanan hidup baru ditengah pandemi

Sumbawa Besar – Program “Kampung Sehat” yang diinisiasi oleh Kapolda NTB bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan partisipasi masyarakat melawan pandemi Covid-19 dalam rangka menyambut normal baru.

Program yang dikemas dalam bentuk lomba ini, agar terciptanya lingkungan bersih, pola hidup sehat, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menyukseskan program tersebut, Polres Sumbawa, melaunching Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, menjadi Kampung Sehat. Launching ditandai dengan penguntingan pita oleh Ketua DPRD setempat, Jum’at (19/06/2020) sore.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/SBW, Kepala Jasa Raharja, Kepala PLN, Kepala OPD, Camat Unter Iwes, Kades Kerekeh, Relawan Rumah Zakat, dan undangan lainnya.

Acara tersebut diawali dengan, lauching Kampung Sehat serentak oleh Gubernur dan Kapolda NTB, yang disaksikan oleh Polres Kabupaten Kota melalui aplikasi telekomfrence Zoom Meeting. Selanjut kegiatan pelepasan bibit ikan di sentra budidaya Desa setempat oleh Sekda dan Ketua DPRD Sumbawa. Terakhirnya peninjauan Bumdes Desa Kerekeh.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK, mengatakan, di Kabupaten Sumbawa telah terdetaksi sebanyak 47 Desa yang akan dijadikan percontohan Kampung Sehat di Wilayah Hukum Polres Sumbawa, serta diikut sertakan dalam lomba tersebut. Saat ini kata dia, pihaknya intens melakukan sosialisasi dan asistensi pendampingan untuk menyiapkan Kampung Sehat di Kabupaten Sumbawa.

“Untuk Sumbawa saat ini yang baru terdeteksi ada 47 desa. Namun bisa juga untuk selanjutkan sambil besok ini kita sudah mulai sosialisasi, siapa yang akan ikut. Karena penilainya tanggal 1 sampai dengan tanggal 30 Juli. Sampai tanggal 30 ini kita sosialisasi dan asistensi pendampingan untuk penyiapan desanya,” katanya.

Selain menargetkan menjadi juara kata Kapolres, yang terpenting adalah menjadikan masyarakat lebih aktif dan lebih disiplin guna menyambut tatanan hidup baru ditengah pandemi ini.

“Kalau target utamanya sebenarnya adalah masyarakat lebih aktif dan lebih disiplin. Namun dalam rangka lomba kita ingin juga juara. Dengan melihat kesiapan satu desa saja seperti ini, saya yakin bisa bertanding dengan desa –desa lain yang ada di nasional. Karena sesuai dengan situasinya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ratusan pejabat pemprov NTB dilantik secara daring

Jum Jun 19 , 2020
Mataram– Gubernur NTB kembali menyegarkan kinerja birokrasi dengan melakukan mutasi terhadap ratusan pejabat administrasi dan fungsional. Berbeda dari pelantikan biasanya, kali ini pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan melalui video conference, di ruang rapat utama, Kantor Gubernur NTB, Jum’at (19/6/). Selain melalui daring, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi […]