INDONESIA: Potret Keberagaman dan Kerukunan Beragama

GETNEWS.ID, Warsawa, Polandia – Indonesia selenggarakan pameran foto bertajuk “Indonesia: A Portrait of Diversity and Religious Harmony” di the Palace of Culture and Science(Pałac Kultury i Nauki/ PKiN), Polandia (26/02).

Pameran foto yang diselenggarakan untuk merayakan 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Polandia ini menampilkan 29 foto karya pelajar, junalis dan fotografer yang menggambarkan keakraban dan keberagaman di Indonesia.

“Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman, antara lain dalam hal suku bangsa, bahasa, agama. Hal itu tidak menjadi alasan untuk perpecahan.

Sebaliknya, setiap orang Indonesia menyadari pentingnya kesadaran, komitmen dan kerja keras untuk membangun satu Indonesia yang damai dimana seluruh warga negaranya yang beraneka ragam tersebut dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Polandia Siti Nugraha Mauludiah pada pembukaan pameran.

Direktur Asia dan Pasifik pada Kementerian Luar Negeri Republik Polandia, Grzegorz Kowal dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasinya atas semakin eratnya hubungan dan kerja sama Indonesia dan Polandia yang antara lain ditunjukkan dengan intensitas kunjungan pejabat tinggi kedua negara, termasuk kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Polandia, Jacek Czaputowicz, ke Indonesia pada tahun 2018.

Ia menekankan bahwa Polandia juga memandang penting 65 tahun hubungan diplomatiknya dengan Indonesia dan bahwa rangkaian kegiatan untuk merayakan capaian ini juga telah disiapkan oleh Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta.

Selain pameran foto, peringatan 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Polandia tahun ini di Polandia juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan yang nantinya akan berpuncak pada penyelenggaraan Festival Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PLN lakukan uji coba metode Co-Firing PLTU

Jum Feb 28 , 2020
GETNEWS.ID, Jakarta – Pemanfaatan bahan bakar dari biomassa dan sampah untuk pembangkit listrik dapat dilaksanakan tanpa perlu membangun pembangkit, yakni melalui implementasi teknologi co-firing PLTU batubara, sebuah teknologi substitusi batubara dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu, dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai kebutuhan. Kepala Biro Komunikasi Layanan […]