Filantra berikan bantuan APD untuk Nakes Covid-19 Sumbawa

Sumbawa Besar – Yayasan Filantra, kembali memberikan bantuan 77 paket Alat Pelindung Diri (APD) medis untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Repi S, pewakilan Yayasan Filantra di NTB kepada Bupati Sumbawa, Senin (08/06/2020) di kantor Bupati Sumbawa. Selanjutnya, APD tersebut diserahkan secara langsung oleh Tim Filantra ke Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Sumbawa.

Repi S, usai kegiatan mengatakan, APD tersebut terdiri dari baju Hazmat, Kacamata Goggle dan Masker N95. APD tersebut dihajatkan untuk para tenaga medis Covid-19 di Kab. Sumbawa.

“Bantuan ini berasal dari Yayasan Filantra, yang merupakan hasil penggalangan dana atau donasi dari ribuan orang baik lewat Kitabisa.com,”

Ia berharap, dengan adanya bantuan tersebut dapat membantu tenaga medis dalam menangani serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.

“Semoga kita semua bisa segera keluar dari pandemi ini, agar bisa hidup normal seperti biasanya,” harapnya.

Melalui kesempatan ini, Repi menyampaikan pengahargaan dan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercai donasinya melalui Filantra.

“Atas nama Filantra, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mempercayakan donasinya kepada kami untuk disalurkan kepada yang berhak. Sebagai ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kepada Pemerintah Sumbawa, kami ucapkan terima kasih yang telah menerima kami dengan sangat baik,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Filantra. Ia berharap, adanya bantuan ini, penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, semakin maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Geger, Warga temukan mayat bayi di saluran Irigasi Bendungan Batujai Lombok Tengah

Kam Jun 11 , 2020
Lombok Tengah – Kasus penemuan bayi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah kembali terjadi. Rabu (10/6) pukul 14.09, warga digegerkan oleh penemuan mayat orok bayi di saluran irigasi Bendungan Batujai, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Mayat bayi yang ditemukan itu kondisinya sudah rusak atau tidak utuh. Kasus penemuan mayat […]