Dandim 1606/Lobar bersama Forkopimda Mataram gelar patroli bersama

Mataram – Komandan Kodim 1606/Lombok Barat Kolonel Czi Efrijon Kroll bersama Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto, Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh dan Forum koordinasi Pimpinan Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Mataram melaksanakan patroli berkeliling Kota Mataram pada perayaan Lebaran Ketupat 1441 H, Minggu (31/5).

Dipimpin Wali Kota Mataram, rombongan berangkat dari Pendopo Wali Kota Mataram menuju beberapa lokasi pusat keramaian dan lokasi wisata yang menjadi tempat tujuan favorit masyarakat merayakan lebaran ketupat.

Sebelumnya rombongan berhenti untuk menyapa warga masyarakat di Kelurahan Dasan Cermen sekaligus membagikan masker kepada masyarakat.

Selanjutnya patroli dilanjutkan ke Makam Loang Baloq yang berada di Kecamatan Sekarbela yang merupakan salah satu destinasi wisata religi di Kota Mataram.

Di paerayaan lebaran ketupat sebelum adanya pandemi corona, lokasi ini menjadi tujuan favorit masyarakat selain karena dipercaya sebagai makam keramat seorang alim ulama juga karena lokasinya yang berdekatan dengan pantai Loang Baloq. Namun untuk kali ini kedua tempat tersebut ditutup untuk dikunjungi masyarakat guna menghindari penyebaran virus covid-19.

Dari Makam Loang Baloq rombongan bergerak ke Makam Bintaro di Kecamatan Ampenan yang juga ditutup dan dijaga petugas dari gabungan TNI-Polri dan Pol PP.

Dari Makam Bintaro rombongan bergerak ke Pasar Kebon Roek kemudian langsung menuju Pos Pengamanan (Pospam) Gerimax di perbatasan wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Dari kegiatan patroli bersama tersebut Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh menyampaikan bahwa saat ini mobilitas masyarakat terkendali dan landai tidak seperti tahun-tahun sebelum adanya pandemi.

‘’Jika kita bandingkan tahun sebelumnya pada saat lebaran topat. Itu sangat luar biasa mobilitasnya diseluruh tempat wisata. Seperti di makam dan pantai. Sekarang ini saya lihat Alhamdulillah sangat berkurang dan sepi. Ini yang memang kita harapkan,’’ ungkap Walikota kepada media.

Wali Kota juga meminta masyarakat agar melaksanakan perayaan lebaran ketupat tahun ini di rumah masing-masing.

“Banyak yang bisa dilakukan di rumah maupun di lingkungan kita masing-masing seperti dengan memperbanyak berdoa, berzikir dan berkumpul dengan keluarga sambil makan ketupatnya,’’ kata Walikota.

Sementara Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll berharap ritme seperti ini tetap bisa terjaga agar penanganan virus corona segera bisa diatasi.

“Kita berharap agar kepatuhan masyarakat dalam mematuhi himbauan dari pemerintah ini tetap dipertahankan guna lebih memudahkan pihak terkait dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ini,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update COVID-19 NTB 31 Mei | Kabupaten Lombok Tengah masih mendominasi kasus baru positif

Ming Mei 31 , 2020
Mataram – Hari ini Minggu, 31 Mei 2020, Gugus Tugas Perecepatan Penanganan COVID-19 NTB telah memeriksa sebanyak 64 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium PCR RS Unram, dengan hasil 47 sampel negatif, 1 (satu) sampel positif ulangan, dan 16 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif […]