#CegahCovid19, PMI kerahkan 131 relawan melakukan penyemprotan Disinfektan

GETNEWS.ID, Lombok Barat –  Dalam membantu Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), Palang Merah Indonesia (PMI) dari Kabupaten/Kota di Pulau Lombok dan Sumbawa sudah melakukan penyemprotan Disinfektan disejumlah titik lokasi yang melibatkan masyarakat luas seperti, di tempat ibadah, sekolah dan kantor-kantor pelayanan umum.

Di Kabupaten Lombok Barat sendiri, PMI sudah mulai melakukan penyemprotan sejak dua dia minggu yang lalu dengan mengerahkan sepuluh personil relawan. 

“Ini adalah hari ketujuh kami melakukan penyemprotan Disinfektan. Setiap hari kami menyemprot di tiga lokasi perharinya, apalagi saat ini anak-anak sekolah sedang diliburkan dan itu sangat mempermudah dalam tugas,” jelas Adit salah satu relawan yang melakukan penyemprotan, Rabu (1/4).

Untuk rencana kedepannya, tambahnya, kami juga akan melakukan penyemprotan di lokasi wisata yang ada di Lombok Barat, seperti kawasan Senggigi dan sekitarnya.

“Kami sangat mengharapkan masyarakat ikut berpartisipasi guna membantu kami dengan cara berdiam diri dirumah selama dua minggu  sesuai intstruksi dari pemerintah, terutama bagi mereka yang baru pulang dari daerah terjangkit.  Karena penyemprotan Disinfektan ini tidak sepenuhnya dapat membantu mencegah penyebaran virus jika masyarakat tidak ikut berpartisipasi dalam hal tersebut,” katanya. 

Menurut penuturan admin dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) PMI Provinsi NTB, Rahmiwati, PMI di Kabupaten Lombok timur, Lombok utara, Sumbawa dan Kota Bima juga aktif melakukan penyemprotan. Selain itu PMI juga membuka Posko Kesehatan di Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat dan beberapa tempat hiburan di Kota Mataram.  

“Dengan total relawan yang sudah dikerahkan untuk turun bertugas sebanyak kurang lebih 131 relawan dari seluruh Kabupaten/Kota yang melakukan giat terkait pencegahan covid-19,” ungkapnya.

Untuk selanjutnya, PMI di bidang kesehatan dan komunikasi berencana akan menyebar luaskan informasi terkait pencegahan dan pentingnya Social Distancing melalui platform-platform yang memungkinkan masyarakat dapat mengakses informasi tersebut tanpa harus mengadakan perkumpulan masyarakat 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mataram city is included in the Red Zone Coronavirus Spread

Kam Apr 2 , 2020
GETNEWS.ID, MATARAM – After three of its citizens (two treated and one died) tested positive for the coronavirus, Mataram City is now in the red zone of the coronavirus spread. The three residents are LJ (initials) from Kelurahan Rembiga, YT (initials) from Kekalik Jaya Kelurahan, both are still in the […]