BUMDes itu penting, ini penjelasan Gubernur dihadapan Kades se-Lombok Timur

Mataram – Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Pemerintah Desa dapat mendirikan Bumdes sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa, serta pembentukan Bumdes ditetapkan dengan peraturan desa.

Maju tidaknya desa tergantung dengan maju tidaknya BUMDes. Dan salah satu program NTB Gemilang adalah memajukan BUMDdes. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menerima silaturahim para Kepala Desa Pesisir dan BUMDes se-Kabupaten Lombok Timur, di ruang kerjanya, Jumat, 26 Juni 2020.

Dalam momen tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan H. Yusron Hadi, dan Kepala Biro Kerjasama Setda NTB.

Gubernur sangat mengapresiasi kedatangan 19 kepala desa se-kabupaten Lombok Timur. Gubernur saat itu menyampaikan, “Terimakasih atas kedatangannya kesini, tentu tidak mungkin berkumpul disini secara tiba-tiba, apa yang bisa dibantu disinergikan, Insya Allah kami siap”, ungkap Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.

Bang Zul juga menambahkan, mengapa retail-retail modern bertahan sampai saat ini, tak lain karena manajemen yang baik. Sama halnya dengan Bumdes, maju tidaknya desa tergantung dari maju tidaknya Bumdes. Jika suatu desa ingin maju, tentu kepala desa menjadi peran utama demi mendukung majunya suatu desa.

Tak hanya itu, Bang Zul juga mengatakan bahwa, sudah sangat benar memanfaatkan Bumdes. “Tugas kami dan Kadis Desa adalah membantu dan melayani bapak, jadi mudah-mudahan beras, kopi, bisa kita bikin sendiri, kita juga ada JPS Gemilang”, tutur Bang Zul.

Dengan adanya JPS Gemilang ini juga turut membantu memulihkan UKM/IKM NTB, demi pulihnya perekenomian masyarakat di NTB saat pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, ucapan terimakasih disampaikan perwakilan kepala desa atas keluangan waktu Gubernur yang telah menerima sekaligus mendengarkan keluh kesah para kades.

“Kami ingin bagaimana supaya bumdes bisa maju dan bisa menjadi desa mandiri, harapan kami mungkin kedepan bumdes kami bisa kerjasama dengan instansi terkait,” tutur salah satu kepala desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gubernur NTB uji coba sepeda listrik karya anak NTB yang tembus pasar Internasional

Jum Jun 26 , 2020
Mataram – Satu lagi karya terbaru anak NTB, yaitu sebuah sepeda listrik yang diberi nama Le-Bui. Kendaraan dengan berbagai model ini membuat bangga masyarakat dan pemerintah Provinsi NTB. Bagaimana tidak, sepeda hasil karya tangan kreatif Gede Sukarmati Jaya itu, sudah tembus pasar internasional. Tidak tanggung- tanggung, hanya negara-negara di Benua […]