BPS dan Pemprov bersinergi satu data membangun NTB

GETNEWS.ID  Wakil Gubernur Provinsi NTB Sitti Rohmi Djalilah membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bertajuk Peningkatan Peran dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB pada Senin (28/10).

“Kami sejak awal sangat konsen dengan data, karena kami paham betul, dengan data, program-program kami akan tepat sasaran dan efesien,” ungkap Wagub dalam sambutannya.

Menurutnya, peran BPS di NTB sangat strategis. Karena dengan data, kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah membuahkan hasil, misalnya Indeks Pembangunan Kebudayaan NTB menduduki posisi ke-5 di Indonesia.

“Posisi ke-5 ini, tentunya ini adalah berkat usaha yang luar biasa BPS 10 kabupaten/kota, BPS Provinsi NTB, dinas-dinas terkait, pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi juga, tentunya kerja dari masyarakat, karena sumber data ini datangnya dari masyarakat,” ungkap Wagub.

Wagub menegaskan bahwa Pemprov optimis dengan kemajuan daerah dengan menaruh perhatian lebih terhadap data yang menentukan langkah kedepan. Ia berharap, satu data NTB akan semakin baik, akan membawa kerja sama BPS dengan Pemprov NTB semakin harmonis.

“Semakin baik lagi dengan BPS, sehingga harapannya, kita berjalan di jalan yang terang sehingga tujuan kita itu jelas, bagaimana cara mencapai tujuan tersebut, kekuatan seperti apa yang kita berdayakan untuk bisa mencapai tujuan tersebut,” tuturnya.

Menurut Wagub data sebagai satu hal yang vital, sehingga tidak bisa dilepaskan dari eksekusi segala program yang ada di NTB.

“Harapannya 10 kabupaten/kota juga demikian, memandang data ini juga sebagai suatu hal yang penting, karena kalau kita berangkat dari data, mungkin akan jauh banyak penghematan yang kita lakukan dan efektifitas akan jauh lebih baik,” terang Wagub.

Ketua Penyelenggara kegiatan Rakor, Anan Zakaria menyampaikan, dengan ketersedian dan informasi yang akurat akan memberikan dasar dan arahan kepada pemerintah dalam merumuskan kebijakan pada program pembangunan yang tepat.

“Data dan informasi tersebut, dapat diperoleh melalui penyelenggaraan kegiatan statistik, baik statistik dasar maupun statistik struktural. Rakor ini merupakan upaya menyebarkan informasi tentang peran dan fungsi unit kerja statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Rakor ini terlaksana dari tanggal 28- 29 Oktober 2019. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat, Kepala BPS Provinsi NTB, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi NTB, dan 10 Kepala BPS Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB.

Hms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

'Publish What You Pay' terpikat program NTB yang satu ini

Sen Okt 28 , 2019
GETNEWS.ID – Suksesi program satu data oleh sinergi BPS dan Pemprov NTB, membuka mata dari Yayasan Transparansi Sumberdaya Ekstraktif Publish What You Pay (PWYP) Indonesia untuk melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur NTB pada Senin (28/10). “Di Pemprov ini, kita mendapatkan informasi langsung dari masyarakat, melalui beberapa program diantaranya Jumpa Bang Zul dan Umi […]