61 Tahun NTB momentum perkuat kebersamaan

GETNEWS.ID, Mataram – Upacara Peringatan 61 tahun NTB, menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, semangat dan sinergi dalam membangun daerah.

“61 tahun, sebuah perjalanan yang cukup panjang, mereka para pendahulu kita telah berbuat, dan sekarang masanya kita bersama berbuat,” ungkap Gubernur saat Puncak Peringatan HUT ke-61 NTB, di Halaman Kantor Gubernur NTB, pada Selasa (17/12).

Gubernur ingin agar seluruh capaian pembangunan yang diwariskan saat ini, menjadi modal berharga untuk mencapai visi pembangunan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Ia mengatakan di tengah kompleksitas iklim sosial, politik dan ekonomi saat ini, Pemerintah Provinsi NTB menyaksikan bagaimana warga dan para pimpinan daerah di kabupaten/kota tetap berjibaku mendorong kemajuan demi kemajuan.

“Di Kota Mataram, kita menyaksikan ornamen-ornamen kota yang cukup menarik dan ikonik mulai dibangun. Hal itu dilakukan bersamaan dengan upaya untuk terus membersihkan Kota Mataram melalui gerakan lingkungan sampah nihil alias Lisan. Lisan, tidak lain merupakan perpanjangan nafas dari program zero waste di Kota Mataram,” jelasnya.

Begitu juga dengan di Kota Bima katanya. Semua menyaksikan upaya mendorong keseimbangan pembangunan. Dimana kawasan Utara Kota Bima kini semakin mendapatkan sentuhan pembangunan. Ekonomi kreatif dan ikon-ikon wisata lokal juga terus dikembangkan di sana.

“Di Lombok Barat, industrialisasi juga mulai bergema. Air nira yang dulunya dijadikan bahan baku miras, kini diolah menjadi aneka jenis gula. Menjadi permen dan berbagai komoditas yang lebih bernilai tambah serta menghasilkan keberkahan. Kemandirian ekonomi juga mulai diperkuat dengan dorongan untuk membeli produk-produk dari daerah sendiri. Di Lobar, destinasi baru seperti Sekotong kini juga mulai mencuri perhatian dunia,” jelasnya.

Pembangunan dan industrialisasi juga terlihat di Kabupaten Lombok Tengah juga Kabupaten Kota lain. Saat ini lanjutnya, kita sedang bersiap menyongsong agenda besar, MotoGP 2021. Ada banyak hal yang sedang dan terus dibereskan untuk menyukseskan agenda besar ini. Dengan antusiasme bersama, kita bisa menyulap Lombok Tengah menjadi ikon pariwisata dan pusat ekonomi baru dunia. Sebuah daerah dengan potensi yang memikat banyak hati.

“Di Sumbawa, komitmen pemerintah daerah memajukan pendidikan anak usia dini (PAUD) telah menuai apresiasi di tingkat nasional,” ungkapnya seraya menjelaskan Bunda Paud Sumbawa, baru-baru ini meraih pin emas pada apresiasi bunda Paud tingkat nasional. Dalam waktu dekat, di Sumbawa, Bulog juga tengah mendorong pembangunan pabrik penggilingan padi terbesar se-Asia Tenggara.

Di Kabupaten Lombok Timur jelas Gubernur, kita menyaksikan tumbuhnya ponpes-ponpes besar yang salah satunya, diilhami oleh semangat juang pahlawan nasional kita, Maulana Syaikh, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid. Semangat dan dedikasi yang sama juga diikhtiarkan oleh para tuan guru di Pulau Lombok, sebelum dan setelah kehidupan beliau.

Jumlah penduduknya yang sangat besar, adalah tantangan sekaligus potensi demografis yang besar untuk mendorong kemajuan bersama. Baru-baru ini, Desa Kembang Kuning di Lombok Timur juga mencuri perhatian dengan meraih predikat desa wisata (Dewi) berkembang terbaik se-Indonesia.

Hms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dompu Community Enthusiastically welcomes the Yudha Wastu Pramuka Jaya Platoon Squad

Kam Des 19 , 2019
GETNEWS.ID, Dompu – Celebration of the 71st anniversary of the 2019 Infantry Soldier which was centered at Kodim 1614 / Dompu by carrying out a walk that was divided into several stages. The platoon squad (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya was immediately released by the Korem 162 / WB Commander […]