Gubernur NTB Resmikan Masjid Bantuan Pasca Gempa

getnews.id, Mataram – Masjid yang terletak di ketinggian dibangun dari donasi bantuan pasca gempa 2019 berarsitektur modern Masjid Al-Falah Dusun Baro, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung langsung diresmikan Gubernur DR Zulkieflimansyah, Senin (05/04).

“Mesjid indah, Fasilitasnya modern tapi jangan lupakan fungsinya sebagai tempat ibadah,” terang Gubernur.

Dikatakan Gubernur, keindahan bangunan mesjid tak berarti jika tidak diramaikan oleh jamaah setiap saat, menjelang Ramadhan, aktifitas ibadah biasanya meningkat dari bulan biasanya dengan tarawih dan tadarus Qur’an.

Gubernur mengingatkan pengelolaan yang baik sebagai bentuk syukur karena warga Dusun Baru akhirnya memiliki masjid yang baik tapi juga indah.

Ta’mir masjid Al Falah yang juga ketua panitia pembangunan, Husni Arif menjelaskan, mesjid seluas 14 x 14 meter ini dibangun dengan anggaran 700 juta. Delapan puluh persen didanai oleh donatur tunggal dan sisanya dari swadaya masyarakat.

Pembangunan mesjid dimulai sejak Januari setelah selama dua tahun pasca gempa, warga masyarakat beribadah di mesjid sementara yang kondisinya tak layak. Dengan arsitektur modern, masjid ini juga dilengkapi fasilitas toilet bergaya hotel.

“Banyak suka duka pembangunan mesjid ini. Saya meminta keikhlasan warga selama proses pembangunan dan bersama sama merawat mesjid ini selanjutnya”, ujar Arif.

Masjid Al Falah dibangun dari donasi perseorangan. Diwakili Hj. Winda, pihak donatur juga berharap pengelolaan terutama kebersihan dan perawatan mesjid menjadi prioritas.

“Masjid ini sumbangan dari Bapak Hengky dan Ibu Dinar, pengusaha dari Jakarta. Pengurus masjid bertanggungjawab agar semua warga dan jamaah bersama merasa memiliki masjid”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bawa Parang di Pelabuhan Poto Tano, Tiga Warga Sumbawa Diperiksa Polisi

Sel Apr 6 , 2021
getnews.id, Sumbawa Barat NTB- Anggota Kepolisian Resor Sumbawa Barat mengamankan barang bukti tiga senjata tajam di pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (3/4). Tiga pemilik senjata tajam pun diperiksa. Ketiganya tertangkap tangan membawa senjata tajam berupa parang dalam razia berskala besar yang dilakukan anggota Polres Sumbawa Barat, salah satunya […]