M Yusuf : Satu Kekurangan Anies, Tak Punya Buzzer 

getnews.id – Dikutip dari CCN Indonesia Ketua RT 002/RW 01 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, M Yusuf memuji kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu.

Yusuf mengatakan banjir di wilayahnya bisa surut dalam sehari. Namun, kata Yusuf, ada satu kekurangan Gubernur DKI Anies Baswedan, yakni tak memiliki buzzer atau pendengung.

“Warga antusias banget dengan penanganan (banjir) dari Pemprov DKI. Itu kesaksian dari saya. Cuma satu kekurangan Pak Anies, Pak Anies tidak punya buzzer,” kata Yusuf saat Anies meninjau Rawa Buaya, Senin (22/2).

Pada kesempatan yang sama, Ketua RW 01, M Sahri mengatakan banjir di Rawa Buaya, biasanya surut dalam empat atau lima hari.

“Alhamdulillah penanganan tahun ini luar biasa, pemerintah sigap dan bapak gubernur, bapak wali kota, berkat ASN lainnya itu luar biasa. Yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4 atau 5 hari sekarang 1X24 jam kering,” kata Sahri

Sebelumnya, hujan yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (20/2) dini hari, menyebabkan banjir di sejumlah titik. BPBD mencatat ribuan orang mengungsi dan lima orang meninggal akibat peristiwa itu.

Anies menyebut bahwa banjir itu telah surut pada Minggu (21/2). Menurutnya, hasil ini merupakan kerja keras jajaran Pemprov DKI.

“Alhamdulillah atas izin Allah, pada hari Minggu, satu hari kemudian 99,9 persen surut, ini terjadi lewat kerja keras seluruh jajaran untuk melakukan pemompaan di tempat-tempat yang terdampak, kemudian hari Senin dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut,” kata Anies.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sri Sulistiowati : Mari Mengolah Sampah Hingga Bernilai Ekonomi

Sen Feb 22 , 2021
getnews.id – untuk mencegah terjadinya persoaln sampah mulai lokasi pembuangan atau sering di sebut TPS sampai hingga kesadaran manusia, dalam mengatasi hal diatas pemerintah daerah pun telah lama menunjukkan keseriusannya namun belum bisa mengatasi persoalan sampah, kini Kelurahan Mataram Barat resmikan wadah Rumah Pemilahan Sampah bernama “RUMPIL INGEZ” bertempatan dengan […]