4 IRT dan 2 Balita Tertahan Jeruji Besi, Gubernur NTB Datangi Lapas Praya

getnews.id – Sempat Viral di media sosial, 4 IRT dan 2 Balita asal Desa Wajegeseng Kecamatan Kopang ditahan lantaran dituduh melakukan pengerusakan dengan melemparkan batu ke gedung milik pengusaha tembakau.

Adapun nama-nama Ibu Rumah Tangga yang ditahan itu yakni, Nurul Hidayah (38), Martini (22), Fatimah (38) dan Hultiah (40). Mereka merupakan warga Dusun Eat Nyiur Desa Wajageseng Kecamatan Kopang Loteng dan mereka ini diancam pasal 170 KUHP ayat 1, ancaman pidana 5 sampai 7 tahun kurungan penjara.

Dengan hal tersebut, Gubernur NTB Zulkieflimansyah kunjungi 4 IRT dan 2 Balita tertahan jeruji besi di Lapas Praya Lombok Tengah untuk melihat kondisinya

Bang Zul menjelaskan di media sosial FB bahwa sampai saat ini kondisi 4 IRT dan 2 bayi tetap dalam keadaan sehat.

” Mereka sehat semua dan tidak Kekurangan satupun, sebab petugas dilapas sangat membantu,” Terangnnya

Orang no 1 di NTB ini menegaskan juga untuk kasus tersebut akan di tangguhkan penahanannya pada hari Senin.

” Tadinya mau di tangguhkan hari ini tapi pengadilan belum bisa memutuskan disebabkan hari libur,” Tandas Bang Zul di status Facebooknya yang dapat like 900, 75 dibagikan, dan 142 komentar dari netizen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasus IRT di Loteng, Polri Tindak Pernah Lakukan Penahanan

Ming Feb 21 , 2021
Mataram – Marak dan viralnya kasus pengerusakan pabrik atau gudang tembakau, diduga dilakukan empat ibu rumah tangga atau IRT di wilayah hukum Polres Lombok Tengah, yang berujung penahanan bersama dua anak di bawah umur lima tahun (balita) menjadi atensi Polda NTB. Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. […]