Papan Reklame Indomart dan Bean Spot Alfamart di Sumbawa diduga Ilegal

Sumbawa – Diduga belum mengantongi izin papan reklame Indomart dan Bean Spot Alfamart di Sumbawa, kini Puluhan LSM yang tergabung dalam aliansi LSM pemerhati pajak Pendapatan Asli Daerah (PAD) nyaris melakukan penutupan di wilayah kota Kabupaten Sumbawa.

Pasalnya reklame yg terpasang di depan toko Indomart dan Alfamart itu di duga belum mengantongi izin sebagaimana
dimaksud dalam perda No. 34 tahun 2010 Bab VI tetang pajak reklame pasal 21 ayat (2) yang menjelaskan bahwa penyelenggaraan reklame sebagaimana di maksud pada ayat (1) wajib di lengkapi izin.

Berdasarkan perda ini kedua toko ritail itu patut di duga belum menyelesaikan kewajiban pajak reklamenya sesuai ketentuan undang – undang No. 28 tahun 2009 yang mengatur tentang pajak
dan retribusi daerah. 

Ketua LSM Kamita Khairil Anwar yang juga koordinator aliansi LSM  pemerhati PAD, saat bertemu wartawan di Kantor Satpol PP Kab Sumbawa mengatakan , “ Kami menduga sejak tahun 2018 hingga saat ini reklame Indomart yang terpasang di depan toko itu belum memiliki izin dan keberadaan reklame tersebut bertentangan dengan Perda No.
34 tahun 2010 Bab VI pasal 21 ayat (2) serta mungkin juga melanggar undang – undang No. 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, sehingga hal inilah yang membuat kami ingin melakukan aksi penutupan semua reklame Indomart dan bean spot Alfamart karena kami menilai sepertinya ada pembiayaran yang di lakukan oleh Pemda ”. Ujar Oban sapaan akrab Khairil Anwar.

Bersamaan dengan itu Muhammad Taufan Ketua LSM Gerakan Pembela Islam (GPI) saat di jumpai di Kantor Sat Pol PP Kab Sumbawa Kamis (15/21) mengatakan,  terkait hal ini ketika Pemda  tidak melakukan penutupan semua reklame, jangan salahkan kami jika kami mengambil inisiatif untuk melakukan aksi penutupan sebagai bentuk kepedulian kami selaku masyarakat yang
memiliki tanggung jawab moril pada daerah, “ Terang taufan.

Jika Pemda  tidak konsisten dan konsekwen menerapakan aturan untuk menindak tegas menutup reklame yang tidak berijin itu maka, jangan salahkan kami LSM jika kami yang akan melakukan penutupan “, Tegas Taufan seraya sambil mengisyaratkan
deatline waktu pada Pemda untuk segera melakukan eksekusi.

Sementara itu di tempat berbeda Budi
Hartawan Kepala Bidang  Pelayanan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) yang di konfirmasi di ruang kerjanya membenarkan bahwa,  semua reklame Indomart itu belum ada izinnya dan izin reklame bean spot Alfamart juga balum ada ijin serta pihaknya mengaku sudah beberapa kali berupaya untuk koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan memberikan  teguran baik himbauan lisan maupun teguran tertulis namun pihak Indomart sejak dulu hanya janji – janji terus, “ Dari dulu Indomart hingga tahun 2020  belum memiliki izin pemasangan reklame, kami sudah berkali kali menegur baik himbauan lisan maupun teguran tertulis yang di upayakan oleh Sat Pol PP namun pihak Indomart hanya janji – janji saja mau mengurus izin, tapi
nyatanya sampai sekarang mana, “ ketusnya.

Menyikapi pernyataan Kabid Pelayanan Kantor DPM-PTSP terkait tidak ada izin reklame Indomart dan bean spot Alfamart yang berdampak pada sektor PAD ini,  Kepala Sub bidang perhitungan dan penetapan pajak daerah Kantor Bapenda Muhammad Subkhan SE
yang di temui awak media di ruang kerjanya mengatakan,  bahwa Indomart selama ini setiap tahunnya tetap
membayar pajak reklame, ketika wartawan menanyakan dasar hukumnya Indomart membayar pajak
sedangkan reklame tersebut belum ada izinnya Subkhan menjelaskan, sesuai tugas bidang yang di embannya tidak memahami soal perizinan karena itu domainnya Kantor DPM-PTSP pihaknya hanya mengurus soal pajak atau retribusi daerah saja dan dasar hukum untuk memungut pajak reklame itu
adalah Perda No. 43 tahun 2010

,”Selama ini Indomart dan Alfamart setiap tahunnya tetap membayar pajak reklame dan dasar hukumnya kami mengacu pada ketentuan Perda No. 34 tahun 2010,” jelas Subkhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hati-Hati, Kondisi Tebing Longsor di Senggigi Tidak Bisa diprediksi

Kam Feb 18 , 2021
Batulayar – Personel Unit Lantas Polsek Senggigi, berkolaborasi dengan PJR Dit Lantas Polda NTB, serta Satuan lalulintas Polres Lombok Barat, untuk melakukan pengamanan jalur pada dua Lokasi Tanah tebing longsor di Senggigi.Kapolsek Senggigi Kompol Bowo Tri Handoko, SE.S.I.K. mengatakan dalam kegiatan pengamanan ini juga diperkuat dengan melakukan kegiatan patroli. “Untuk […]