Pencuri Pakaian Asal Kota Mataram dibekuk Polisi

Praya – Jajaran Polsek Jonggat Polres Lombok Tengah, mengamankan seorang pencuri pakaian yang nekat melancarkan aksinya disebuah salon kecantikan di Desa Nyerot, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Minggu (31/1/21).

Kapolsek Jonggat Iptu Bambang Sutrisno menerangkan, pelaku M (40) laki-laki, warga Dusun Lendang Kelor, Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakra Negara, Kota Mataram yang mengaku sebagai tukang ojek itu beraksi disebuah salon kecantikan yang juga menjual pakaian yaitu Salon CHIKITA.

“Modusnya, pelaku masuk ke toko dan berpura-pura sebagai pembeli. Kemudian saat pemilik toko lengah, lalu mengambil beberapa potong baju,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, saat sedang melancarkan aksinya pelaku M diketahui oleh pemilik Salon atau toko baju. Korban H. Junaidi mengetahui aksi pelaku saat hendak menaiki motor sambil membawa sejumlah baju dan celana, kemudian pelaku ditarik dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya.

“Beruntung waktu dikejar oleh korban, pelaku melarikan diri ke gang buntu sehingga dia tidak bisa berkutik,” ujar Kapolsek.

Bhabinkamtibmas Desa Nyerot dan Personel Polsek Jonggat, yang saat itu mengetahui peristiwa tersebut dan sedang melaksanakan patroli yang tidak jauh dari tempat kejadian, langsung menuju lokasi kemudian mengamankan pelaku.

“Pelaku diamankan ke Polsek Jonggat berikut barang bukti berupa 25 potong baju, 1 celana anak-anak dan motor Vario hitam DR 6176 MD yang digunakannya saat beraksi,” pungkasnya.

Pelaku M melakukan tindak pidana pencurian dan pemberatan sesuai Pasal 363 KUHP, kini pelaku terancam dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 7 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dandim 1628/SB dan Forkopimda Ikut Skrining Dukung Program Vaksinisasi

Sen Feb 1 , 2021
Sumbawa Barat – Kondisi Pandemi Covid -19 yang masih melanda di hampir seluruh belahab dunia termasuk wilayah indonesia salah satunya Kabupaten Sumbawa Barat NTB, yang tidak ada yang mengetahui sampai kapan pandemi ini akan berlalu, semenjak Covid merebah telah membawa pengaruh dalam semua lini kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan Dandim […]