Pulsa, Kartu Perdana, Token Serta Voucher Listrik Mulai Kena Pajak

Jakarta, getnews.id melansir dari media online SULUT.INEWS.ID bahwa Aturan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta Pajak Penghasilan (PPH) atas penjualan pulsa, kartu perdana, token dan voucer listrik akan diberlakukan bulan depan. Beleid tersebut dituangkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.03/2021

Peraturan yang diterbitkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tersebut menyebutkan kegiatan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan atas pulsa, kartu perdana, token, dan voucer, perlu mendapat kepastian hukum.  

Untuk menyederhanakan administrasi dan mekanisme pemungutan Pajak Pertambahan Nilai atas penyerahan pulsa oleh penyelenggara distribusi pulsa, perlu mengatur ketentuan mengenai penghitungan dan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai serta Pajak Penghasilan atas penyerahan/penghasilan sehubungan dengan penjualan pulsa, kartu perdana, token, dan voucer.

“Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada 1 Februari 2021,” bunyi aturan PMK tersebut seperti dikutip melalui laman resmi Kemenkeu, Jumat (29/1/2021). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dandim 1628/SB Bersihkan Pohon Tumbang Di Jalan Lintas Sumbawa Bima Di Kecamatan Empang

Sab Jan 30 , 2021
Sumbawa Besar – Hujan disertai angin yang melanda beberapa tempat di pulau sumbawa salah satunya di jalan lintas bima sumbawa bima jaya desa pemantuk kecematan empang sumbawa besar pohon besar tumbang melintang menutup jalan raya. Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M.IP., dalam keterangan tertulisnya di Sumbawa […]