Masjid Nurul Bilad Terinspirasi Oleh Masjid Kuno Bayan Beleq KLU

Lombok Tengah – Arsitektur Masjid Nurul Bilad terinspirasi dari arsitektur Masjid Kuno Gunung Pujut dan Rembitan di Lombok Tengah maupun Masjid Bayan Beleq di Lombok Utara yang merupakan masjid-masjid pertama yang berdiri di pulau Lombok dan menjadi simbol masuknya Islam ke Lombok, (30/1).

Bentuk fisik Masjid Kuno Gunung Pujut dan Rembitan maupun Masjid Bayan Beleq relatif sama dan sebangun, memiliki dinding-dinding yang rendah dengan atap berbentuk tumpang segitiga, mirip dengan bentuk atap rumah khas suku Sasak.

Arsitektur Masjid Nurul Bilad, yang tidak mencontoh masjid yang bernuansa timur tengah atau mediteranian, menjadi unik karena merupakan pelestarian arsitektur tradisional rumah tinggal maupun rumah ibadah masyarakat Lombok.

Arti dari Nurul Bilad itu sendiri adalah Cahaya Bangsa-Bangsa, dimana Masjid yang terbangun di kawasan Pariwisata KEK Mandalika, sehingga Masjid terbesar yang ada di Lombok Tengah dibangun dengan luas lahan 8 hektare tersebut berada di KEK Mandalika, Kuta, Lombok Tengah

Berharap nantinya masjid tersebut bisa menjadi salah satu masjid termegah dan menjadi ikon wisata religi di wilayah Mandalika khususnya Pulau Lombok yang mayoritas penduduknya muslim.

Masjid yang dekat dengan Pariwisata ini diharapkan akan didatangi banyaknya pengunjung,  Apalagi dengan adanya KEK Mandalika akan dibangun Sirkuit MotoGp yang diharapkan bisa digunakan pada tahun 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kunjungi Lombok Utara, Gubernur Dr. Zul Retas Harapan Warga Pelosok Desa

Ming Jan 31 , 2021
KLU – Salah satu cara yang dilakukan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah untuk menyerap berbagai aduan dan aspirasi masyarakat adalah bertemu serta menyapa langsung dengan masyarakat. Daerah-daerah pelosok dari Timur hingga Barat Provinsi NTB masih menjadi magnet tersendiri yang kerap dikunjungi oleh doktor ekonomi asal Sumbawa itu. Menurutnya, tugas dan kewajiban […]