Dewan Mustasyar NU NTB Dorong BIL Segera Diganti Dengan BIZAM

Lombok Timur – Dewan Mustasyar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB) H.Najamudin Mustopa mendukung sepenuhnya Perubahan Nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) karena itu merupakan penghargaan dari Negara untuk Pahlawan Nasional TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang merupakan pahlawan satu-satunya dari NTB yang diakui oleh Negara.

“Saya sebagai anggota DPRD NTB mendukung perubahan nama bandara itu dari BIL ke BIZAM, dan saya minta kepada Gubernur untuk segera mengeksekusi sehingga nama bandara itu menjadi BIZAM. Karena nama itu telah diberikan oleh Negara, ibaratnya saya memberikan nama pada anak saya, lalu kenapa kalian yang marah,” tegas H.Najamudddin pada acara Wisuda Santri dan Pelantikan PCNW Sikur di Ponpes Albanawa Sikur. Kamis (24/12/2020).

Ia juga menambahkan pemberian nama oleh Negara itu harus dikawal dan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, terutama Gubernur. Gubernur dan Wakil Gubernur harus tegas dalam menjalankan tugas Negara karena kebijakan Nama BIZAM itu sudah disetujui Presiden yang dilaksanakan oleh Menteri Perhubungan.

“Nama BIZAM itu sudah jelas karena ada persetujuan Presiden yang dilaksanakan oleh Menteri Perhubungan, dan ini menjadi amanah Negara yang harus dieksekusi oleh Pemerintah Daerah, kalau ada yang menghalangi tugas Negara kan ada Polisi dan Tentara yang juga mengawal kebijakan tersebut. Untuk itu saya minta Gubernur dan Sitti Rohmi Djalilah untuk tegas mengeksekusi hal tersebut,” Kata H.Najamuddin yang juga Anggota Komisi I dan Ketua dewan Kehormatan DPRD NTB.

Najamuddin juga menambahkan tugasnya sebagai pemerintah adalah menegakkan keadilan dan kebenaran, pejabat itu tidak boleh plin plan jadi harus menegakkan kebenaran. Jadi meskipun NU menolak saya tidak bisa serta merta ikut menolak, karena kalau saya ikut menolak berarti saya tidak menegakkan kebenaran dan keadilan.

“Maulanasyaikh itu adalah sosok manusia yang sangat phenomenal, bukan hanya di Lombok Timur tetapi didunia, Hizib itu tidak ada di Mekkah dan sehebat-hebat Ulama di Mekkah itu tidak ada yang bisa bikin Hizib. Ulama-ulama kita sekarang ini mendapatkan keberkahan dari Ilmunya Maulanasyaikh, termasuk saya meskipun saya tidak masuk dalam organisasi (NW-red) saya banyak mendapatkan keberkahan ilmu Maulanasyaikh, sehingga meskipun saya orang NU tapi guru besar saya adalah Maulanasyaikh,” ungkapnya.

Menurut H.Najamuddin hendaknya harus bersyukur menjadi orang NW, karena dalam organisasi NW selalu meberikan do’a kepada semua orang diseluruh dunia melalui Sholawat Nahdlatain, dan ini yang menjadi kelebihan dari Organisasi NW yang didirikan Maulanasyaikh sekaligus Pahlawan Nasional yang disematkan oleh Pemerintah Republik Indonesia menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM).

Sementara itu Ketua I Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (PDNW) Kabupaten Lombok Timur Dr.TGH.Sholah Shalehuddin Sukarnawadhi mengharapkan kepada Pengurus Cabang NW masa Bhakti 2020 – 2025 yang baru dilantik dapat menjalankan tugas organisasi dengan baik terutama dalam bidang Pendidikan,Sosial dan Da’wah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Danrem 162/WB Bersama Kapolda NTB Pantau Kegiatan Pengaman Natal dan Tahun Baru

Thu Dec 24 , 2020
Mataram – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H., melaksanakan patroli memantau pelaksanaan Operasi Lilin Rinjani Tahun 2020 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 di wilayah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kegiatan tersebut Danrem 162/WB […]