4 Organisasi Pecinta Alam Dilotim, Lakukan Penggalangan Dana Korban Banjir LB. Lombok

Lombok Timur – Cuaca ekstrem mengakibatkan banjir di desa Seruni Mumbul dan Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya serta Desa Perigi, Kecamatan Suela.

Banjir yang terjadi pukul 12.45 Wita tersebut merupakan dampak meluapnya sungai Cermei dan aliran air dari desa Perigi, Kecamatan Suela. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Berdasarkan laporan Kasi Penyelamatan & Evakuasi BPBD Lombok Timur sampai pukul 18.45 wita pada hari senin, 14 Desember 2020 kemarin. (16/12/20).

Banjir ini menyebabkan 1,945 unit rumah di Kecamatan Peringgabaya tergenang, serta dua unit rumah dan SDN 4 Perigi, Kecamatan Suela mengalami rusak ringan. Air menggenangi pemukiman dengan ketinggian 0-1 meter dan terganggunya akses jalan sepanjang +/- 2 meter, tidak ada korban jiwa akibat banjir ini.

Dengan kejadian bencana banjir tersebut, Organisasi Pecinta Alam yang ada dilombok timur yakni, Sempara Lotim, Mahapanji, Pamasda Indonesia dan Pendaki Kusam Lombok yang tergabung dalam Sahabat Komunitas Peduli Banjir Labuan Lombok, mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk masyarakat yang terdampak bencana banjit tersebut.

Sementara itu, ketua panitia peduli banjir labuan lombok, M. Haqqul yaqin majid Hidayat, yang biasa di panggil Tabut menjelaskan, “kegiatan peduli banjir labuan lombok ini, kami senggarakan dari 4 organisasi pecinta alam yang ada di lombok timur, yang secara bersama-sama dengan kata lain bersinergi dalam pencarian bantuan atau penggalangan dana untuk masyarakat terdampak banjir dengan tiga cara, Turun kepasar, turun ke permukiman warga dan terakhir turun kejalan-jalan atau perempatan”, Jelasnya.

“Penggalangan bantuan peduli banjir ini kami lakukan dalam 4 hari mulai dari hari ini, yang fokus pertama kita yaitu, pasar-pasar yang ada di kecamatan masbagik, suralaga, aikmel dan wanasaba”. Ungkapnya.

Sedangkan menurut koordinator pubdok peduli banjir labuan lombok yakni, Gasil Sempara menjelaskan, “kami membagi diri atau membentuk kelompok yang nantinya setiap kelompok tersebut akan menanggung jawabkan pasar atau tempat untuk penggalangan bantuan tersebut, selain penggalangan dana dengan secara terjun langsung, kami juga membuka penggalangan dana online yang biasa kami sebut dengan Open Donasi”, terangnya.

Lebih jelasnya garek menerangkan, “Dalam penggalangan dana yang kami lakukan ini berfokus pada bantuan berupa sembako dan uang serta peralatan rumah tangga dan obat-obatan, sehingga kami sangat berharap semoga niat baik kami ini berjalan baik dan tercapai sesuai keinginan”, Jelasnya. (Amh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KPU Sumbawa Fasilitasi Hak Pilih Pasien Covid Dalam Pilkada

Fri Dec 18 , 2020
Sumbawa – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa tetap memfasilitasi hak pilih bagi pasien yang saat ini masih dirawat di rumah sakit karena Covid-19, maupun yang menjalani isolasi mandiri. Komisioner KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ali mengatakan, KPU dalam memberikan pelayanan, telah menyiapkan skema/tata cara pencoblosan bagi pasien Covid-19. Bagi mereka […]