Gubernur NTB kembali bantu Safri, penderita infeksi menahun

Lombok Timur -Dimasa Pandemi covid-19 saat ini, prekonomian Masyarakat begitu terdampak menurun drastis, apalagi masyarakat yang pendapatannya minim dan sangat membutuhkan ulurab tangan dari pemerintah. Namun sosok yang satu ini Sebagai seorang Gubernur yang aktif di media sosial, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., betul-betul memanfaatkannya sebagai media komunikasi untuk bisa lebih dekat dengan masyarakatnya.

Melalui media sosial ini, ia kerap merespon berbagai isu dan kondisi yang dialami masyarakat. Sabtu (21/11/2020) Bang Zul, sapaan akrab Gubernur, membantu Sapri (52), Warga Dusun Pemongkong, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, yang menderita lumpuh akibat diserang penyakit menahun. Melalui Dinas Sosial Provinsi NTB, Bang Zul memberikan sejumlah bantuan berupa dana dan dan pelayanan pengobatan lebih lanjut kepada Safri.

“Alhamdulillah Safri telah tertangani, melalui Tim Pekerja Sosial telah dilakukan penjangkauan langsung untuk melakukan asesment, guna mendapatkan informasi detail kondisi kesehatan, sosial dan ekonominya,” ungkap Gubernur NTB melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H.

Menurutnya, Safri saat ini masih terbaring di RSUD dr. Soedjono Selong Lombok Timur. Melihat keadaannya, Safri ditawarkan untuk dirujuk RSUD Provinsi NTB agar mendapatkan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. Akan tetapi, isteri Safri tidak sanggup kalau suaminya dirujuk ke RSUD Provinsi. Alasannya, tidak ada teman yang menunggu dan mengurus suaminya jika dirujuk ke RSUD Provinsi.

Karena keluarganya enggan untuk dirujuk ke RSUD Provinsi NTB, maka Pemerintah Provinsi NTB melalui Kadis Sosial Provinsi NTB mengkomunikasikan hal ini dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Sekretaris Daerah. Dari hasil komunikasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan menindaklanjutinya dengan memberikan prioritas penanganan kepada Safri.

“Lantas kemudian. Gubernur NTB mengirimkan sejumlah uang untuk meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga dan akan dilakukan pemantauan lebih lanjut,” ungkap Khalik.

Hingga kini Safri sudah 12 hari di rawat di RSUD Soedjono Selong. Pria itu menderita sakit selama 4 tahun. Pihak rumah sakit menginformasikan akan melalukan operasi tangannya yang terinfeksi pada tiga bulan yang akan datang, lantaran masih ada kendala penyakit lain di paru-parunya.

Safri memiliki BPJS gratis dari Pemerintah. Sarina, isterinya merupakan salah satu KPM Penerima PKH Kemensos di Kecamatan Jerowaru. Saat ini, mereka membutuhkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari, seperti makan, alat kebersihan, dan kebutuhan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kadin apresiasi ekonomi NTB, masih Positif meski di tengah Pandemi Covid-19

Sat Nov 21 , 2020
Mataram – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Ruslani mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di NTB. Menurutnya, meski di tengah pandemi Covid-19, kuartal kedua pertumbuhan di NTB masih positif, padahal trend nasional masih negatif. Hal ini dikatakan Roslan karena bentuk kebijakan pemerintah dan sinergi yang solid. Koordinasi dan […]