Pupuk sinergitas pemuda di masa pandemi, KNPI Batulayar gelar diskusi publik

Lombok Barat – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pengurus Kecamatan Batulayar merayakan hari sumpah pemuda dengan cara melaksanakan Diskusi Publik dengan menerapkan protokol kesehatan bertempat di Pantai Tanjung Bias, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Jum’at (31/10).

Dalam diskusi yang mengangkat tema “Sinergitas Pemuda dalam Membangun Pariwisata dan Sosial” tersebut juga hadir beberapa narasumber seperti Komisi III DPRD Provinsi NTB Multazam, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat Hj. Nurhidayah, Komisi II DPRD Lobar Saeun, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat H. Saiful Ahkam .

Selain itu, turut hadir juga dalam acara tersebut perwakilan semua lembaga tingkat kecamatan Batulayar seperti, Endri’s Foundation (EF), Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI), Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN), Himpun Mahasiswa Batulayar (HIMABA), Serta LSM KASTA NTB.

Acara tersebut langsung diinisiasi daripada lembaga-lembaga yang ada dikecamatan batulayar dan diakomodir oleh PK KNPI Batulayar, dengan harapan persoalan-persoalan yang terjadi di kecamatan Batulayar bisa dibahas dan dicarikan solusi secara bersama oleh Pemuda itu sendiri serta semua lapisan masyarakat bersama pemerintah dan seluruh stackholder terkait.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua PK KNPI Batulayar, Zulfan dalam sambutannya. Ia menyampaikan bahwa diskusi ini harus sering dilaksanakan guna menambah wawasan para pemuda serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyuarakan persoalan yang ada.

Seluruh narasumber sangat mengapresiasi kegiatan dimaksud karena berbicara pariwisata tidak cukup hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, namun semua pihak terutama pemuda harus terlibat didalamnya, hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, H.Saiful Ahkam.

Ketua DPRD Lombok Barat, Hj. Nurhudiyah mengamini pendapat Multazam, bahwa daerah selain hanya mengambil PAD dari Pariwisata juga harus memikirkan pengembaliannya terhadap tempat-tempat wisata dimaksud, dibuktikan dengan di gelontorkannya anggaran di daerah senggigi ini sampai dengan nilai miliaran rupiah pada tahun ini, ungkapnya. Ia menambahkan bahwa untuk memulihkan kembali pariwisata ini banyak hal yang harus dan sangat perlu dilakukan.

“Selain memperbaharui infrastruktur juga banyak hal yang harus dibenahi, diantaranya adalah masalah perahu nelayan, masalah lampu jalan, masalah pedagang kaki lima yang masih kumuh, dan banyak lagi yag lain, tambahnya, sehingga untuk menyelesaikan persoalan ini harus melibatkan semua pihak,” imbuhnya.

Sementara beberapa perwakilan pemuda menyampaikan bahwa perlu ada konsep di kawasan wisata senggigi ini selain wisata alam juga harus ada wisata budaya yang ditampilkan kepada wisatawan sehingga nilai budaya kita bisa dikenal dikancah internasional, hal ini diungkapkan oleh ketua Himpunan Mahasiswa Batulayar (HIMABA).

Ketua APKLI Batulayar, Karyanto menyampaikan, jika Pemerintah daerah dalam membangun pariwisata juga jangan melupakan para pedagang Kaki Lima yang ada dikawasan wisata senggigi yang sering dianggap kumuh, baik oleh wisatawan ataupun pemerintah.

“Jangan hanya melihat kekumuhannya lalu kemudian mereka digusur, pemerintah harus melakukan langkah persuasip didalam mengatasi hal ini, sebab Dimasa pandemi saat ini Para PKL sangat terdampak jadi mohon dikasih solusi terbaik tanpa harus menggusur,” Tandasnya.

Tentu harus diberikan solusi agar kesan kumuh itu bisa dihilangkan sedangkan semua PKL ini harus di akomodir serta disejahterakan tambah Karyanto.

Ketua LSM KASTA NTB DPC Batulayar, Munajap dalam hal ini menyampaikan apa yang pernah dilakukan Pemerintah daerah dalam upaya membangun sinergitas dengan pemuda serta masyarakat dalam hal Pariwisata, Ekonomi, dan Sosial ini sehingga apa yang menjadi hajat kita bersama dengan hastag ayo kembali ke senggigi ini bisa sukses terlaksana sesuai dengan harapan kita bersama.

Diharapkan dengan dilaksanakannya Diskusi Publik ini menjadi semakin menambah wawasan pemuda Batulayar serta menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan bisa langsung tersampaikan ke pihak-pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dandim 1606/Lobar akui keindahan bawah laut Sekotong

Mon Nov 2 , 2020
Sekotong, Lombok Barat – Dandim 1606/Lombok Barat Kolonel Arm Gunawan mengaku sangat terpukau melihat keindahan Kehidupan di bawah laut di wilayah Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Hal itu disampaikan Dandim saat melaksanakan kegiatan menyelam di Gili Rengit dan Gili Layar dalam rangkaian persiapan launching #KeSekotongAja tanggal 6 November mendatang, bersama Forkopimda […]