Manfaatkan Lahan Sempit, Satgas TMMD 109 Bangun Kolam Lele Bioflok Untuk Warga

Sumbawa – Dengan semangat gotong royong dan rasa kemanunggalan dengan rakyat, Satuan Tugas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bahu – membahu mengerjakan Pembagunan jembatan di desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Jembatan tersebut, merupakan akses penting transportasi masyarakat sekitar, yang selama ini kesulitan melintas. Rabu (30/09).

Jembatan yang memiliki panjang dan lebar masing masing 5 meter ini, merupakan jembatan yang dibuat menghubungkan antara dusun Jotang desa Jotang dan dusun Satowe Berang desa Empang Atas Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

Proses pengerjaan jembatan tersebut melibatkan excavator dalam hal melangsir, mengangkat dan meletakkan material pada posisinya serta dibantu proses manual oleh anggota Satgas dan warga, untuk memasang dan merangkai jembatan.

Hal Tersebut diungkapkan Komandan Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han),disela sela kesibukannya, Rabu (30/09/2020).

Selain itu Dansatgas juga menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan ini harus selesai tepat waktu yang telah direncanakan, mengingat masih ada sejumlah pekerjaan fisik lain yang juga harus dikerjakan oleh satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, ungkapnya.

“Jembatan ini dibangun untuk mempermudah masyarakat beraktifitas, sehingga aktivitas masyarakat tidak terkendala. Anggota Satgas bersama warga, harus tetap bersemangat dan bekerjasama. Sehingga, pekerjaan apapun menjadi ringan dan segera dapat diselesaikan dengan baik,” Pungkas Dandim.

Menurut Dandim dengan semangat gotong royong, kebersamaan baik antara sesama anggota Satgas TMMD maupun Satgas dengan Masyarakat menjadi sarana dalam mewujudkan serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi salah satu tujuan jangka panjang penyelenggaraan Program TMMD, hal tersebut menjadi support tersendiri yang tak ternilai harganya bagi Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, untuk berkomitmen dalam mensukseskan program TMMD ke 109 di wilayah Kabupaten Sumbawa, ungkapnya.

“Kami berharap sinergitas ini berlangsung untuk selamanya, bahkan meski TMMD ini berakhir, sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat harus tetap terjaga. Karena meskipun nantinya program ini berakhir, kami akan terus bersama dengan masyarakat dan berkontribusi aktif untuk membantu meningkatkan pembangunan di daerah,” tegas Dansatgas.

Sementara Kepala Desa Jotang Herman Hakim, S.IP. memberikan apresiasi dan berterimakih atas pembuatan jembatan di wilayahnya itu. Pasalnya, dengan adanya jembatan akan membuat akses jalur transportasi menjadi lancar.

“Akses transportasi warga menjadi lancar. Baik hendak ke ladang, maupun melangsir hasil bumi ke Pasar. Tentunya, akan meningkatkan perekonomian warga,” kata Kades Jotang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Komnas HAM Gelar Konpers Ungkap Temuan Investigasi di Mandalika

Wed Sep 30 , 2020
Mataram – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM RI akhirnya turun ke lahan Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan dijadikan sirkuit ajang MotoGP. Tujuannya melakukan investigasi dalam penuntasan kisruh lahan di sekitar sirkuit MotoGP. Sebelumnya, pada 13 Agustus lalu, sejumlah warga pemilik lahan […]