Bupati Lobar Apresiasi Dibukanya Klinik Pratama Labuapi Barokah

Lombok Barat – Hal ini disampaikan oleh Bupati Lombok Barat pada acara Lounching Klinik Pratama Labuapi Barokah yang beralamat di Jalan Gunung Pengsong No. 17 Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Lombok Barat, Senin 21/09/2020.

Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatakan Semakin banyak berdirinya fasilitas pelayanan kesehatan yang dikelola oleh pihak swasta, maka semakin banyak mitra pemerintah untuk bersama-sama memberikan layanan kesehatan, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Disampaikan pula oleh Bupati bahwa di Sekotong kalau dilihat dari sisi jumlah penduduk, jumlah Puskesmas yang ada sekarang sudah ideal tapi kalau dari sisi geografisnya masih belum ideal karena Sekotong wilayahnya sangat luas, mudah mudahan tahun depan bisa ditambah.

Lombok Barat sekarang ini masih kekurangan tenaga kesehatan dari sekitar 300 tenaga dokter yang dibutuhkan yang ada sekarang baru 100 dokter.

“Alhamdulillah yang sekarang lewat Labuapi kita mendapatkan tambahan fasilitas Kesehatan lagi, Saya sangat berterima kasih kepada Klinik Pratama Labuapi Barokah, tapi yang paling kurang di Lombok Barat itu adalah tenaga kesehatannya.” Terangnya.

Sementara itu Ketua Yayasan As-Syifa Barokah Dr. Abdul Malik mengatakan, bahwa klinik ini adalah klinik keluarga karena pengurusnya hanya dari kalangan keluarga.

“Klinik ini di bawah Yayasan As-Syifa Barokah yang mana pengurus di dalamnya adalah adik-adik saya, sehingga saya katakan klinik ini adalah klinik keluarga,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya Klinik Labuapi Pratama Barokah akan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan terlebih lagi bagi masyarakat Desa Karang Bongkot dan Desa Perampuan.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj. Ni Made Ambaryati, Kepala BPJS Mataram Sarman Palipadang, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Yusuf, Camat Labuapi Lalu Darme Artika, Kepala Desa Perampuan Sarhan dan Kepala Desa Karang Bongkot H. Saimi, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polresta Mataram Tolak Laporan Wartawati yang Digebuk dengan Dalih Kurang Saksi

Wed Sep 23 , 2020
Lombok Barat – Apakah tindak pidana pemukulan atau pengeroyokan mengharuskan selalu ada Saksi? Pasalnya, laporan seorang wartawati sebuah media online bersama suaminya, yang menjadi korban penggebukan dan pengeroyokan oknum tetangga, ditolak Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Mataram dengan dalih kurang saksi. Wartawati hariannusa.com Fitriah bersama suaminya yang merupakan korban […]