DMI Kota Mataram Imbau Warga Tidak Kampanye Politik di Masjid

Mataram– Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Mataram mengimbau kepada masyarakat Kota Mataram untuk tidak melakukan kampanye politik di Masjid.

Himbauan ini disampaikan Ketua DMI Kota Mataram, TGH. H Haromain Jahri Lc saat diwawancarai media ini di kantornya di Mataram, Jumat (4/9/2020).

“Kami Ketua Dewan Masjid Kota Mataram menghimbau kepada masyarakat Kota Mataram untuk tidak menggunakan Masjid sebagai sarana tempat kampanye pilkada Walikota dan Wakil Walikota Mataram tahun 2020′” ujarnya.

TGH Haromain Jahri mengatakan pilkada Kota Mataram tahun 2020 seharusnya menjadi ajang pertarungan yang sehat antar calon. Oleh karena itu, tidak dianjurkan menjadikan masjid sebagai tempat berpolitik karena rentan menimbulkan perpecahan.

TGH. Haromain Jahri bakal meminta kepada Dewan Kemakmuran Masjid se Kota Mataram selaku pengurus masjid di masing-masing wilayah untuk bisa mencegah terjadinya kampanye di dalam masjid.

“Kita akan minta para Pengurus Masjid untuk memberikan imbauan agar tidak melakukan kampanye di Masjid,” katanya.

Ia juga menuturkan perlu ada kerjasama dengan Bawaslu Kota Mataram untuk mengawasi setiap kegiatan yang dilakukan di Masjid. Karena menurutnya, tak ada sanksi khusus yang akan diberikan kepada Pengurus Masjid jika terbukti lalai untuk mencegah terjadinya kampanye di masjid.

“Bawaslu Kota Mataram bisa melakukan pengawasan, Kami (DMI Kota Mataram,red) tidak ada sangsi jika ada Pengurus yang lalai,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Diusung empat partai koalisi, Masrun-Habib Melenggang ke KPU

Sat Sep 5 , 2020
Lombok Tengah – Langkah H. Masrun, SH dan TGH. Habib Ziadi Tohir maju sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Lombok Tengah 2020 semakin mantab. Mereka diusung PKS, PAN, Bekarya, dan Hanura. Empat partai pengusung itu mendeklarsikan Koalisi Umat di luar halaman sebelah selatan Masjid Agung Praya (5/9). […]