Nelayan Sekotong yang hilang akhirnya ditemukan Tim Basarnas Mataram

Lombok Barat – Seorang nelayan asal Dusun Labuan Poh Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Kab. Lombok Barat yang dikabarkan belum kembali dari melaut ditemukan selamat, Jumat (21/8). Hambali (40) ditemukan dalam kondisi lemas di atas perahunya.

Nanang Sigit PH. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram menjelaskan, berawal dari informasi yang diterima dari bapak Tinah bahwa sekitar pukul 18.30 wita ditemukan sampan seperti dengan ciri-ciri seperti milik korban hambali dan satu orang di atas sampan dengan kondisi lemas di daerah selatan tanjung luar dan sampan telah dibawa ke desa Kombang Sekotong.

“Kami menggerakan tim yang masih standby di Bangko-Bangko untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Nelayan yang ditemukan memang benar Hambali yang kita cari sejak hari Kamis (20/8) berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan saat itu juga korban sudah berada dirumahnya,” jelas Nanang Sigit PH..

Kamis malam, Basarnas Mataram menrima laporan dari bapak Sofian melaporkan bahwa ada seorang nelayan belum kembali dari melaut. Berdasarkan hal tersebut tim rescue diterjunkan lengkap dengan peralatan untuk melakukan pencarian bersama dengan pihak kepolisian, masyarakat setempat dan unsur lainnya.

Basarnas Mataram menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) dan rubber boat serta sampan milik warga setempat dalam melakukan pencarian di perairan pantai Bangko-bangko, teluk Sepi, Mekaki, Gili Gede hingga perairan timur Nusa Penida. Disamping itu, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran dari bibir pantai dan penyebaran informasi ke nelayan-nelayan/warga setempat yang ditemui di sekitar lokasi pencarian.

“Akhirnya korban berhasil ditemukan selamat pada pencarian hari kedua (jumat, 21/8/2020) dan telah diserahkan ke pihak keluarga. Operasi SAR (pencarian dan pertolongan) sudah ditutup dan kami ucapkan terima kasih kepada unsur/pihak yang ikut terlibat,” tutupnya.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, Kamis (20/8) sekitar pukul 05.00 wita korban berangkat untuk memancing ikan tongkol di perairan pantai Bangko-Bangko bersama teman-temannya sekitar 30 orang. Korban yang menggunakan perahu bermesin memisahkan diri dengan rombongan menuju arah selatan. Ditunggu oleh rekan-rekannya untuk pulang bersama-sama, namun Hingga pukul 12.00 wita korban tidak kunjung datang, akhirnya diinformasikan kepada warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Sekotong. Saat itu angin kencang dan gelombang tinggi. Polsek Sekotong yang menerima laporan tersebut langsung berkoordinasi dan melakukan pencarian dengan Basarnas Mataram.

/basarnas mataram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Di Webinar Nasional, Wagub paparkan sejumlah terobosan pendidikan di NTB

Sat Aug 22 , 2020
Mataram – Pemprov NTB berkomitmen untuk melakukan investasi sumber daya manusia melalui pendidikan sesuai dengan kebutuhan masa depan NTB dan Indonesia pada umumnya. Karena itu sejumlah program unggulan di bidang pendidikan saat ini sedang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menjadi […]