Residivis Curat 270jt di bekuk Tim Puma Polres Lobar

Lombok Barat – Tim puma Polres Lombok Barat berhasil membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan (CURAT) berinisial K ( 29 ) yang berlokasi di Dsn. Pegilen Ds. Kuranji Kec. Labuapi Kab. Lobar, (21/8).

Adapun Korbannya adalah seorang laki laki berinisial M (51) yang beralamat di Dsn. Gelogor timur Ds. Gelogor Kec. Kediri Kab. Lobar.

Kronologis kejadian dimana awalnya Korban bangun untuk melaksanakan sholat tahajud dan membuka pintu gerbang belakang rumahnya untuk berwudhu, selesai melaksanakan Sholat Korban kembali tertidur, sekitar pkl 04.00 wita korban terbangun karena mendengar istri korban berteriak maling-maling. Namun pelaku berhasil kabur melalui Jendela rumah korban.

“Adapun barang yang diambil oleh pelaku adalah 1 buah tas dan selempang biru berisikan Uang Tunai sejumlah Rp. 270.000.000,-, 1 unit Hp Merk Nokia 150 warna hitam, “ungkap Kasat Reskrim Polres Lobar DHAFID SHIDDIQ,S.H., S.I.K. saat ditemui di ruang kerjanya.”

Dijelaskan bahwa saat kejadian korban sempat melakukan pengejaran pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri ke areal persawahan arah selatan dan akhirnya tidak berhasil ditemukan.

“Jika di kalkulasikan dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 270.200.000,- ( dua ratus tujuh puluh juta dua ratus ribu rupiah ),”jelasnya.

Pelaku berhasil diamankan berawal dari penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan korban, dan tim puma polres lobar pun memperoleh info yang diduga sebagai pelaku pencurian, kemudian kami mendalami informasi tersebut.

“Tepatnya Rabu tanggal 19 Agustus 2020 sekira pkl 15.00 Wita, Tim kami membekuk pelaku dirumahnya tanpa ada perlawanan, kemudian pelaku mengakui bahwa memang benar dia pernah melakukan aksi pencurian tersebut bersama dengan seorang rekannya inisial SR yang saat ini masih dilakukan pengejaran, “ujarnya.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti kami amankan di Mako Polres Lobar guna proses hukum lebih lanjut, adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 363 KUHP dengan ancaman Hukuman maksimal 7 tahun penjara” imbuhnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Hadiri Apel Tiga Pilar, Danlanal tegaskan komitmen Lanal Mataram cegah penyebaran virus Corona

Fri Aug 21 , 2020
Mataram – Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, SH., mengikuti Apel gabungan yang digelar di Lapangan Gajah Mapolda NTB jalan Langko No.77 Kec. Ampenan, Kota mataram sebagai Implementasi Instruksi Presiden No.6 Tahun 2020, Jumat (21/8/2020). Apel tersebut juga sebagai bentuk peran serta Lanal Mataram dalam meningkatan disiplin dan penegakan hukum […]