Tidak Gunakan Masker, Warga langsung Dihukum Push Up

Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah (Loteng) melakukan razia masker di Becingah dan kawasan Masjid Agung Praya, kemarin.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh  Waka Polres Loteng, Kompol Ketut Tamiana tersebut berjalan cukup lancar. 

Bahkan, hasilnya banyak warga yang terjaring tidak menggunakan masker. Terutama adalah kalangan pemuda yang sedang nongkrong. 

Sehingga, untuk memberikan efek jera pada warga tidak patuhi protokol kesehatan tersebut,  aparat langsung memberikan tindakan tegas dengan memberikan hukuman Push Up di tempat dan menghapal pancasila.

Waka Polres Loteng, Kompol Ketut Tamiana menyatakan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di wilayah Loteng, pihaknya turun melakukan razia masker di Becingah alun -alun tastura dan kawasan Masjid Agung Praya.

Hasilnya, pihaknya masih banyak menemukan warga yang tidak patuhi protokol kesehatan. Terutama, dalam menggunakan masker.

Sehingga, untuk memberikan efek jera dan pelajaran bagi warga lainya, mereka yang melanggar langsung diberikan hukuman penegakan disiplin berupa push up di lokasi setempat.

“Mayoritas usia muda. Mereka terpaksa kami hukum disiplin. Ada yang diminta push up lima kali hingga menghapal Pancasila,” katanya.

Setelah memberikan hukuman pada warga itu, pihaknya juga memberikan imbuan pada para pelanggar agar selalu mengenakannya saat beraktivitas di luar rumah.  Hal ini penting sekali agar warga terhindar dari penyebaran korona.

“Saya harapkan agar masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Ini menjaga diri sendir dari virus korona,” ucapnya.

Menurutnya razia masker ini akan rutin dilaksanakan oleh kepolisian bersama TNI, Pol PP dan Pemkab Loteng kedepanya. Sasaranya semua lokasi tempat keramaian yang ada. Salah satunya adalah pasar.  “Kedepanya kami akan terus galakkan razia masker ini. Semoga dengan adanya razia masyarakat akan lebih disiplin,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Kecamatan Pujut Loteng, M Pajri mengaku, pihaknya juga rutin turun galakkan razia masker pada warga pengunjung wisata KEK Mandalika.

“Setiap hari kami turun melakukan razia masker ini,”ujarnya.

Ia mengaku, pada pengujung yang tidak menggunakan masker, pihaknya berikan tindak tegas. Dengan memintanya untuk pulang mengambil masker terlebih dahulu. “Masuk kawasan KEK ini wajib gunakan masker. Kalau tidak gunakan masker, warga akan diminta pulang,” cetusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polresta Mataram Ringkus Dukun Cabul

Wed Aug 19 , 2020
Mataram – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram meringkus pria berinisial BD (43 tahun) yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencabulan anak di bawah umur. Pelaku berasal dari Desa Sandik, Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Lelaki paruh baya tersebut ditangkap karena diduga berbuat cabul dengan korban […]