Wagub NTT minta percepat elektronifikasi administrasi perkantoran

“Proses administrasi perkantoran di provinsi sebagian besar masih menggunakan cara manual. Saya perintahkan Dinas Kominfo percepat proses elektronifikasi ini”

Kupang – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi memerintahkan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika NTT agar mempercepat penerapan elektronifikasi untuk urusan administrasi perkantoran di lingkungan pemerintah provinsi setempat.

“Proses administrasi perkantoran di provinsi sebagian besar masih menggunakan cara manual. Saya perintahkan Dinas Kominfo percepat proses elektronifikasi ini,” katanya di Kupang, Senin, (27/7) terkait penerapan elekronifikasi administrasi perkantoran di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Menurut dia, pada era sekarang pekerjaan terkait administrasi perkantoran semestinya dapat dilakukan secara daring, namun di lingkungan perkantoran Pemerintah Provinsi NTT masih banyak dilakukan secara manual.

Ia mencontohkan banyak dokumen kertas menumpuk di meja kerjanya setiap hari yang menanti disposisi untuk berbagai urusan pemerintahan.

“Seharusnya pada zaman teknologi begini, saya bisa membaca dan melakukan disposisi dari mana saja kalau semuanya sudah berjalan dengan sistem elektronik,” katanya.

Nae Soi meminta Dinas Kominfo NTT agar mempercepat penerapan surat elektronik baik surat masuk maupun surat keluar di instansi pemerintah provinsi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien.

“Mari tinggalkan cara kerja lama. Bulan depan proses surat masuk dan keluar secara elektronik di setiap instansi saya harapkan segera berjalan,” katanya.

“Kami ingin agar output dan terutama outcome dari pekerjaan ini dapat dinikmati secara cepat. Begitu juga dengan sistem perizinan, secepatnya dilakukan secara elektronik agar dapat memudahkan masyarakat,” katanya.

Nae Soi meminta jajaran Dinas Kominfo NTT agar mengoptimalkan pemanfaatan kuota internet yang ada untuk penerapan elektronifikasi.

“Kami ingin minta tambahan data kuota internet ke pusat, tapi yang jadi soal kuota yang sudah ada belum dimanfaatkan secara optimal,” katanya menegaskan. 

source | Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polres Lobar Tilang 348 pengendara jelang Lima hari Ops Patuh Gatarin

Mon Jul 27 , 2020
Lombok barat – Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Wilayah hukum Polres Lombok barat, tim gabungan operasi patuh Gatarin 2020 Sat Lantas Polres Lombok barat Dishub Kab. Lombok Barat, DANPOM IX Udayana dan Brimob Polda NTB, yang digelar selama 14 hari kedepan, Senin (27/7). Kasubbag Humas Polres Lombok barat […]