Paspor mati, WNA asal Arab Saudi ini edarkan Narkoba di Mataram

MATARAM—Satresnarkoba Polresta Mataram tangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi diduga mengedarkan beragam jenis narkoba.

Adapun pelaku berinisial AAS (31 tahun) asal Saudi Arabia dan di ditangkap ditempat kos yang dia sewa di Jalan Kertapati Lingkungan Karang Siluman, Kelurahan Cakranegara Timur Kecamatan Cakranegara Kota Mararam.

‘’Ini WNA asal Arab Saudi yang kita tangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu di Mataram. Kita tangkap hari Selasa 2 Juni sekitar Pukul 23.00 wita,’’ ungkap Wakapolresta Mataram, AKBP Erwin Suwondo di Mataram, Kamis (4/06/).

Berawal dari informasi masyarakat bahwa kos pelaku kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba sehingga penyelidikan langsung dilakukan oleh petugas yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Mataram, AKP Elyas Ericson, Petugas langsung mendatangi lokasi yang disebutkan.

Ditempat itu petugas menemukan serbuk kristal putih yang diduga sabu seberat 0,52 gram, ganja seberat 16,08 gram, dan empat klip pastik kecil siap edar. masing-masing seberat 0,54 gram, 0,96 gram, 1,26 gram, dan 0,98 gram.

‘’Setelah itu pelaku kita amankan di Mapolresta Mataram hingga saat ini,’’ bebernya.

Erwin mengungkapkan, pelaku sudah dua tahun terakhir tinggal di Kota Mataram, Setelah melakukan pengembangan polisi mendapatkan ganja dan ekstasi saat menggeledah tempat kos pelaku.

‘’ Pengakuannya sudah dua tahun tinggal di Mataram,’’ tambahnya.

Selain mengedar, diketahui juga mengkonsumsi narkoba. Selama ini, AAS disebut mengedarkan narkoba untuk WNA di Kota Mataram dan sekitarnya.

‘’ Pelaku selama ini kerap mondar-mandir wilayah Senggigi. Dia edarkan narkoba untuk orang asing,’’ terangnya.

Fakta lainnya kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi karena pelanggaran lainnya diduga dilakukan WNA tersebut Seperti masa berlaku visa dan paspor pelaku yang sudah habis.

‘’ Paspornya itu sudah tidak berlaku 11 Mei 2020. Visanya juga sudah tidak berlaku,’’pungkasnya.


Dengan perbutan, pelaku terancam dijerat pasal 111 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

MADANI siap ramaikan bursa pilkada kota Mataram

Thu Jun 4 , 2020
Mataram – Gaung Pilkada serentak yang akan digelar di 7 Kabupaten/Kota se NTB yang sempat senyap oleh kasus Pandemic Covid-19 mendadak menjadi ramai diperbincangkan. Pasalnya salah satu Balon Walikota Mataram H. Semaun Lukman, S. Pt., asli Rembige tersebut mengaku pernah menjadi pegawai honor rendahan kantor Tata Kota Mataram beberapa tahun lalu. […]