Dandim 1606/Lobar ingatkan jajarannya untuk tetap menjaga sinergitas dalam mencegah penyebaran covid-19

Lombok Utara – Upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan Jajaran Koramil Kodim 1606/Lobar. Salah satunya adalah Pasar.

Ramainya pengunjung yang datang ke pasar-pasar tradisional untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari sangat berpotensi untuk terjadinya penyebaran Covid-19, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya penataan dan penertiban aktivitas Masyarakat di Pasar sesuai pedoman Covid-19.

Terkait hal tersebut, personel gabungan Babinsa di Koramil jajaran Kodim Lobar dan Babinkamtibmas, Dishub dan petugas di Posko pengamanan pasar melaksanakan penertiban dan penataan para pedagang di wilayah Kodim 1606/Lobar yaitu di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara, Senin (1/6/2020).

Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll disela-sela kegiatannya mendampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., dan Ketua Dharma Pertiwi daerah J NTB Dalam acara penyerahan bantuan kepada Kelompok Rentan Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara, kesegenap jajarannya meminta agar tetap melakukan pengecekan secara ketat kepada para pedagang dan pengunjung pasar, baik dalam penggunaan masker maupun physical Distancing atau jaga jarak serta cuci tangan.

Selain itu, Dandim juga memberikan apresiasi terhadap sinergitas Babinsa dan Babinkamtibmas yang bersama-sama dengan seluruh pihak terkait di wilayah masing-masing melakukan upaya-upaya membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

“Sesuai instruksi dari Danrem 162/WB, maka Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 1606/Lobar bersinergi dengan stakeholder di wilayah masing-masing segera bertindak melaksanakan berbagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Karena pasar sangat berpotensi dalam penyebaran Covid-19, tambahnya, maka perlu dilakukan penjagaan dan pemantauan secara ketat.

Selain itu, Dandim juga meminta kepada petugas pasar agar selalu mengecek ketersediaan air dan hand sanitizer di tempat-tempat yang sudah disediakan.

Efrijon juga mengingatkan jajarannya agar memelihara, menjaga dan meningkatkan sinergitas dengan seluruh stakeholder serta tetap semangat dalam bertugas dan mengimbau masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, selalu menggunakan masker dan jika tidak mendesak agar tetap diam di rumah, dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 demi keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan masyarakat di sekitarnya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dua pasien positif yang meninggal dimakamkan sesuai protokol Covid-19

Tue Jun 2 , 2020
Mataram – Dua orang pasien positif Covid-19 asal Desa Bugbug Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat dan asal Lingkungan Tempit Kelurahan Ampenan Tengah Kota Mataram dimakamkan dengan protokoler Covid-19, Senin (1/6). “Pasien No.669 berjenis kelamin perempuan berinisial Ny. J (62) berasal dari Lingkungan Tempi Kelurahan Ampenan Tengah dirawat di RS Kota […]