Kapolres Lobar harapkan peran Camat dan Kades kurangi aktifitas warga di tempat wisata

Lombok Barat – Perkembangan situasi terkait penutupan tempat wisata di Wilayah Lombok Barat mulai terlihat hasilnya, Kamis (28/5).

Adapun TNI-Polri beserta unsur lainnya gencar melakukan himbauan baik melalui media maupun dengan menyentuh langsung ke Masyarakat.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK. mengatakan bahwa TNI Polri dan unsur lainnya telah melakukan kegiatan pengamanan, sehingga dari hasil evaluasi pelaksanaan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan.

“Perkiraan awal bahwa akan ramai pengunjung, namun dengan dilakukannya pembatasan dan himbauan pengunjung terbilang sepi di tempat-tempat wisata, dan hasil ini diperoleh atas Soliditas TNI Polri, unsur terkait lainnya sudah sangat membantu dalam melaksanakan pengamanan jalur,” Jelas Bagus

Sementara itu, terdapat tolok ukur dipergunakan dalam pengetatan dari pengunjung wisata, diantaranya mengecek kepentingan masyarakat atau warga yang hendak pergi tempat wisata, mengecek identitas, apabila ada masyarakat yang mempunyai KTP di sekitar Lokasi Wisata atau warga setempat, maka di persilahkan masuk.

Protokol kesehatan diperketat siantaranya dalam penggunanan masker, apabila masyarakat yang melintas tidak menggunakan masker maka dihimbau untuk memutar arah, secara umum dapat digambarkan bahwa selama beberapa hari ini di tempat-tempat wisata tidak terlalu ramai bahkan tidak ada pengunjung.

Terhadap tempat-tempat wisata yang belum ada protokol kesehatan seperti menyediakan tempat untuk cuci tangan akan diberikan peringatan atau himbuan.

“Kapolres berharap kontribusi dan peran dari para Kepala Desa dan Camat, karena peran Kades dan camat memiliki peran yang cukup besar agar lebih aktif melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat mengurangi aktifitas di lokasi wisata di masa pandemi covid 19,” Terangnnya.

Kegiatan cek poin di simpang montong ini tetap akan dilaksanakan untuk mengurangi keramaian di tempat wisata, begitu juga Sosialisasi gencar dilakukan kepada masyarakat tentang bahayanya covid 19, agar masyarakat sadar tentang pemahaman penyebaran virus covid 19.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Banyak anak terpapar Covid-19, Wagub NTB : Butuh kedisiplinan yang ekstra dari masyarakat

Thu May 28 , 2020
Lombok Utara – Usai melakukan pertemuan dengan Walikota Mataram, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melanjutkan kunjungannya ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) Kamis (28/5). “Roadshow” Gubernur dan Wakil Gubernur NTB bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ke Pemda Kabupaten/Kota ini memang dilakukan untuk menyatukan komitmen memutus […]