Dendeq Pagah, 67 Tenaga kesehatan di NTB Positif Covid-19

Mataram – Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan kasus corona jelang lebaran meningkat yang sebelumnya sempat menurun.

“Sempat kita melihat penurunan kasus pasien positif. Tak diduga menjelang lebaran semakin tinggi totat penambahan , 54 pasien positif Covid-19. Tadi malam pasien positif 49 orang,” tandas Lalu Gita di Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, (27/5).

“Dari data tersebut, tenaga kesehatan terus berjuang keras melakukan langkah yang terbaik dalam pencegahan pasien yang terpapar,” ujarnya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, mengungkapkan jumlah tenaga medis yang positif Covid-19 juga semakin bertambah.

“Tenaga kesehatan mulai terinfeksi. Jika ada satu positif, maka satu regu tenaga kesehatan di-off-kan. Kalau ada tenaga kesehatan yang positif, maka masalah pada pelayanan terhadap publik. Ini yang dihadapi oleh teman-teman rumah sakit,” jelasnya.

Sampai saat ini sudah 67 tenaga kesehatan di NTB positif. Sebanyak 64 orang masih dirawat.

“Ini adalah 11 persen. Mereka berada di tujuh sarana kesehatan. Enam rumah sakit dan satu puskesmas,” ujarnya.

Lebih lanjut, tenaga medis positif dalam pandemi ini terdiri dari dokter gizi delapan orang, paramedis 54 orang, dokter gigi satu orang, apoteker tiga orang dan radiologi satu orang.

“Beberapa di antaranya sudah menulari keluarganya juga,” ujarnya.

Menurut jenis kelamin, tenaga medis yang positif diantaranya, laki-laki sebanyak 29 orang, perempuan 38 orang, sementara rasio umur, 21-30 tahun sebanyak 28 orang, 31-40 tahun sebanyak 25 orang, 41-50 tahun sebanyak 12 orang dan di atas 50 tahun dua orang.

dr. Eka juga mengingatkan masyarakat agar semakin waspada karena tenaga medis yang sudah dibekali perlengkapan-pun bisa tertular apalagi masyarakat umum yang masih saja Pagah (Bahasa Sasak yang artinya Tidak bisa diberitahu-red) tidak mau mengikuti anjuran pemerintah seperti menggunakan masker.

“Waspadalah kalian semua, tenaga kesehatan yang pakai APD saja bisa tembus dari virus. Apalagi kalian yang tidak pakai masker, di himbau juga kepada semua masyarakat tetap memggunakan masker, jaga kebersihan dengan mencuci tangan, jaga jarak dan tetap diam di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, Dendeq Pagah,” katanya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mulai 1 Juni, Bandara Internasional Lombok di tutup

Wed May 27 , 2020
Mataram – Bandara Internasional Lombok kembali akan di tutup, hal itu terungkap dalam Rapat terbatas yang dilakukan Gubernur DR Zulkieflimansyah yang membahas kebijakan yang akan diambil dengan kelanjutan pencegahan Covid-19 di NTB, bertempat di di Pendopo Gubernur, Selasa malam, (26/5). Dalam rapat yang juga di hadiri Wakil Gubernur didampingi Sekretaris […]