Polsek Batukliang bersama warga tutup paksa Cafe Tuak

Lombok Tengah – Warga Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah pukul 20.00 wita melakukan penutupan paksa terhadap sebuah rumah yang diduga dijadikan tempat penjualan minuman keras tradisional jenis tuak di Desa setempat. Warga juga sempat membakar sebuah berugak yang ada di dalam cafe Tuak Milik RS (41) dan MZ (48) warga Desa Selebung,(25/5).

Kapolsek Batukliang, IPTU Gede Gisiyasa yang dikonfirmasi membenarkan adanya penutupan paksa cae tuak tersebut.

“Sudah kita tutup dan pemiliknya sudah diamankan ke Polres Lombok Tengah,” ujar IPTU Gede Gisiyasa kepada wartawan.

warga merasa terganggu dengan adanya cafe tuak, sehingga melakukan penutupan dan warga juga sempat merusak fasilitas di cafe tuak. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa setelah pihaknya bersama anggota turun langsung ke TKP untuk melakukan penutupan dan mengamankan pemilik cafe untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ada satu wanita juga diamankan yang sedang minum di TKP dan empat unit sepeda motor,” jelasnya.

Sebelum masyarakat menuju Polsek Batukliang, sempat singgah di lokasi kedua yang di duga sebagai lokasi penjualan minuman keras tradisional jenis tuak yaitu Dusun Lendang Paok, Desa Selebung. Kemudian masyarakat menemukan warga 5 orang sedang melakukan aktifitas minum minuman keras tradisional jenis tuak dan meminta warga tersebut untuk membubarkan diri.

“Ada dua lokasi yang diduga sebagai cafe tuak yang ditutup,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Satlantas Polres Lombok Tengah bagi sembako pada anak Yatim

Tue May 26 , 2020
Lombok Tengah – Masih suasana Idul Fitri yang penuh berkah dan ampunan, ditengah wabah Covid-19 Personil Sat Lalu Lintas Polres Lombok Tengah masih menyempatkan diri mengunjungi Anak Yatim. Kasat Lantas AKP Marully, SH, S.I.K mengatakan, pihaknya mengunjungi Anak Yatim di Dusun Siluman, Desa Dasan Baru, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, […]