Anjurkan shalat Ied di rumah, Dandim 1606/Lobar : Ini waktu yang tepat kepala keluarga jadi imam

Mataram – Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.I.P., MM., meminta masyarakat untuk melaksanakan takbir, dan Salat Ied di rumah masing-masing. Hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 tahun 2020 tentang panduan Kaifiah Takbir dan Salat Idulfitri ditengah Pandemi Covid-19, serta Surat Keputusan Bersama Pemerintah, MUI, TNI-Polri, Rabu (20/5).

Diakui Dandim Alumni Akmil 1995 ini jika Ramadan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena adanya pandemi Covid-19. Meskipun demikian Salat Ied yang merupakan Salat Sunnah Muakkadah  ini masih tetap bisa dilaksanakan bersama keluarga.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kodim 1606/Lobar untuk tidak Salat Ied di lapangan, atau di Masjid yang bisa mengumpulkan orang banyak, Salat-lah di rumah, saya besok juga akan melakukan Salat Ied bersama keluarga di rumah,” ujarnya.

Salat Ied di rumah, juga sebagai pembelajaran bagi Keluarga, untuk belajar salat berjamaah di rumah. Terutama bagi Kepala keluarga agar bisa belajar menjadi imam dan berkhutbah, pada Salat ied.

“Ini waktu yang tepat bagi kepala keluarga untuk jadi Imam, belajar khutbah. Saatnya ini latihan,” katanya.

Dandim juga menghimbau agar malam takbir tetap dilakukan di rumah. Karena, takbiran tidak harus dilakukan dengan berkeliling.

Hal sama juga disampaikan, terkait dengan silaturahmi, dimana masyarakat diharapkan tidak saling berkunjung untuk bersilaturahmi dan bersalam-salaman. Kecuali dengan keluarga di satu rumah.

Pasalnya, saat ini masyarakat sudah dimudahkan untuk berkomunikasi melalui teknologi, dengan banyaknya aplikasi pesan dan video yang bisa digunakan.

“Ada WA, ada aplikasi video call yang bisa di gunakan untuk silaturahmi,” katanya.

Efrijon juga tetap menghimbau masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 dan bersama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir.

“Disaat yang penuh berkah dan pengampunan ini baiknya juga kita sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tim Gugus Tugas Lobar tindak lanjuti kedatangan jenazah diduga positif Covid-19

Wed May 20 , 2020
Lombok Barat – Menaggapi terkait kedatangan jenazah yang diduga terjangkit COVID-19 di Lombok barat beberapa waktu yang lalu, Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Lombok Barat terutama Satgas Reaksi Cepat masih mempelajari mengapa itu sampai terjadi, (20/5). Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., selaku ketua Tim Reaksi Cepat penanganan Covid-19 […]