Khawatir Corona makin menyebar, Babinsa Jajaran Kodim 1606/Lobar bagi masker gratis ke warga

Ampenan – Semakin mewabahnya virus Corona di wilayah Kota Mataram khususnya membuat semua pihak khawatir tak terkecuali para Babinsa yang selalu berada di garda terdepan bersama warga binaannya. 

Segala daya upaya untuk memutus mata rantai virus yang berasal dari China daratan ini terus dilakukan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Babinsa jajaran Kodim 1606/Lobar dengan berbagi masker gratis kepada warga masyarakat.

Diinisiasi oleh Serma Wakidi, Babinsa Mataram Barat Koramil 1606-04/Mataram yang bersama rekan-rekan Babinsanya dari Koramil 09/Ampenan dan 01/Cakranegara membagikan masker gratis kepada para pedagang dan pembeli saat kegiatan penertiban dan Rapid Test di Pasar Kebon Roek Ampenan Kota Mataram, Jumat (8/5).

Bersama rekan Babinsanya, Wakidi membagikan masker gratis yang ia beli dari hasil patungan dan donasi rekan-rekannya. Menurut pria asli Ngawi ini inisiatif tersebut muncul karena rasa khawatir dan kepedulian sesama Babinsa melihat masyarakat yang sepertinya tidak peduli akan kesehatan dan keselamatan diri serta keluarganya.

“Banyak sekali saya lihat warga yang berada di zona merah penyebaran covid-19 yang terlihat santai sekali saat berbaur satu sama lainnya tanpa ada rasa khawatir akan terpapar virus tersebut,” ungkap wakidi.

Sebagai Babinsa yang selalu berada di garis depan bersama masyarakat dan warga binaannya, jelas membuat Wakidi dan rekan sesama Babinsa-nya khawatir hingga akhirnya mereka sepakat untuk patungan membeli masker yang akan mereka bagikan ke warga secara gratis.

“Sebagai Babinsa, jelas kami sangat khawatir dengan kondisi warga yang masih terlihat kurang peduli dengan diri mereka sendiri, dan yang lebih kami khawatirkan lagi, ketidakpedulian mereka itu akan membawa kesusahan pada yang lain termasuk kami (Babinsa) yang selalu berinteraksi dengan mereka,” keluhnya.

Akhirnya dari hasil iuran dan sumbangan beberapa rekan sesama anggota Babinsa, Wakidi berhasil mengumpulkan 100 buah masker yang mereka bagikan gratis ke warga.

“Ini memang tak seberapa, tapi setidaknya kami bisa membantu pemerintah menghadapi pandemi Corona ini, selain itu kami juga menjaga diri kami sendiri dengan warga menggunakan masker, mereka akan melindungi kami juga,” katanya. 

Ia juga berharap, agar pandemi ini segera berakhir dan kita semua bisa hidup dengan normal lagi seperti sebelum pandemi.

Selain membagikan masker gratis, Wakidi dan rekan Babinsanya tak henti-hentinya memberikan himbauan ke warga agar mengikuti anjuran pemerintah dan menjalankan semua protokol kesehatan terkait penanganan pencegahan virus covid-19.

Sementara itu secara terpisah, Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll setelah mengetahui upaya yang dilakukan Babinsa-nya sangat mengapresiasi inisiatif mereka dalam membantu warga memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di wilayahnya.

“Saya sungguh sangat menghargai sekali inisiatif mereka (Babinsa) apalagi mereka patungan untuk membeli masker dan membagikannya secara gratis ke warga, hal ini patut diapresiasi dan dicontoh, semoga niat baik dan upaya mereka ini menjadi salah satu cara kita menyelesaikan pandemi Corona ini dan memutus mata rantai penyebarannya,” ungkap Efrijon.

Efrijon juga berharap agar apa yang telah dilakukan Babinsa ini dapat membangun rasa optimisme masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyebaran virus corona.

Menurutnya, semua orang bisa mengambil peran dalam perlawanan terhadap virus corona. Memberikan masker kepada warga yang tidak mampu adalah salah satu contoh nyata menyediakan rasa aman bagi kita semua.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Cegah COVID-19, NTB terapkan aturan wajib pakai Masker

Sun May 10 , 2020
Mataram – Ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah Kabupaten/kota dan seluruh elemen masyarakat. Selain mengefektifkan pelaksanaan Pembatasan sosial berbasis lingkungan dan/atau dusun (PSBL atau PSBD), NTB juga akan menerapkan aturan wajib menggunakan masker dalam seluruh aktivitas warga. Bagi warga yang tidak menggunakan […]