Sempat viral, WNA pengamen asal Rusia ini akhirnya pulang kampung

Mataram – Sempat viral karena mengamen di Mataram, Pasangan suami istri (Pasutri) Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia ini akhirnya bertolak menuju Bali, Minggu (3/5).

Sebelumnya, keberangkatan mereka sempat tertunda karena harus melengkapi dokumen keimigrasian.

WNA yang terdiri dari sepasang suami istri dan satu orang anaknya ini, tiba di Pelabuhan ASDP Lembar, didampingi oleh Rombongan Imigrasi Kelas I Mataram.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Made Dharma Y.P., S.T.K., S.I.K mengatakan bahwa pasutri WNA tersebut selanjutnya akan diantar ke Konsulat Rusia di Bali oleh pihak Imigrasi.

“Sebelum diseberangkan, Katim Tindak Imigrasi Mataram terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak  ASDP Lembar, BPTD Lembar, dan petugas Gugus Covid 19 pelabuhan Lembar,” ungkapnya.

Adapun identitas WNA tersebut bernama Monjali Bondaruk berkebangsaan Rusia kelahiran tahun 1990, bersama istrinya Shikmanova yang juga berkebangsaan Rusia kelahiran tahun 1991, dan anaknya bernama Serafima Shikmanova.

Pasangan ini diantar oleh rombongan pengantar dan pengawalan dari pihak Imigrasi Kelas I Mataram sebanyak tiga Personil menggunakan kendaraan Dinas Imigrasi Mataram.

“Terhadap WNA tersebut sudah dilakukan Pemeriksaan Dokumen oleh pihak terkait,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan dokumen mereka juga menjalani Pemeriksaan Medis Rapid Test, Suhu tubuh dan diberikan Kartu HAC dari petugas KKP lembar, sesuai dengan SOP yang diberlakukan Gugus COVID-19 pelabuhan Lembar sebelum bertolak ke Bali.

“Sedangkan petugas yang mengantar, telah dilengkapi dengan Surat penugasan untuk petugas Imigrasi yang mengantarkan WNA ke konsulat Rusia di Bali,” imbuhnya.

Rencananya terhadap satu keluarga WNA ini akan di pulangkan ke negaranya melalui Bandara Ngurah Rai Bali.

Untuk memastikan kelancaran pemulangan ini, mereka dikawal oleh Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Anggota Koramil 1606-04/Gerung dan Petugas Gugus Covid-19 Pelabuhan Lembar.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pernyataan Dewan Pers | Dalam Rangka Peringatan World Press Freedom Day

Sun May 3 , 2020
GET MORE | World Press Freedom Day merupakan acara tahunan yang diselenggarakan setiap tanggal 3 Mei untuk merayakan hari kebebasan press dunia, dan untuk menyuarakan perlindungan media dari ancaman atas kebebasan mereka, serta untuk mengenang para jurnalis yang kehilangan nyawa dalam bertugas. Hari Kebebasan Pers Dunia diproklamasikan oleh Majelis Umum PBB […]