Polres Lobar Ungkap kasus Narkotika Jenis Ganja di Desa Bengkel

Lombok Barat – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat berhasil mengungkap Kasus Narkoba jenis ganja di Labuapi, Rabu (29/4).

Kasat Resnarkoba Polres Lombok Barat IPTU Faisal Afrihadi, S.H. mengatakan pengungkapan Kasus Narkoba dilaukan di Depan Alfamart Unit Bengkel Pinggir Jalan Raya TGH Faisal, Desa Bengkel, Kec. Labuapi, Kab. Lobar.

Dua tersangka masing-masing berisinial MR laki-laki 34 tahun, Wiraswasta, Alamat Kel. Monjok, Kec. Selaparang, Kota Mataram.

Sedangkan tersangka lainnya berinisial AR, laki-laki 29 tahun, Wiraswasta alamat Lingkungan Karang Masmas, Kel. Karang Taliwang, Kec. Taliwang, Kota Mataram.

Kedua tersangka diamnkan karena diduga mengedarkan,memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika jenis Ganja.

Tersangka kedapatan membawa 1 (satu) buah plastik warna hitam yang di dalamnya berisi 1 (satu) bungkus daun, batang dan biji kering yang diduga narkotika jenis ganja yang digantung disepeda motor Merk Honda Scoopy warna hitam.

Kasat Res Narkoba menjelaskan, kronologis penangkapan, berawal dari informasi masyarakat bawa di pinggir Jalan Raya TGH Faisal, Desa Bengkel, Kec. Labuapi, Kab. Lobar tepatnya depan Toko Alfamart Unit Bengkel akan terjadi transaksi narkoba jenis ganja. 

Dari informasi tersebut kemudian Kasat Narkoba Polres Lombok Barat memerintahkan Kanit Opsnal dan anggota untuk melakukan penyelidikan.

Penyelidikan terkait terduga pelaku dengan observasi dan terkait ciri-ciri terduga pelaku.

“Setelah melakukan observasi, Polisi mengamankan 2 (dua) orang laki-laki yang pada saat itu duduk di atas sepeda motor Honda Merk Scoopy warna hitam di depan Alfamart Unit Bengkel.”jelasnya

Kemudian salah satu anggota melakukan penggeledahan terhadap kedua pelaku dan ditemukan dibadan MR dua buah HP merk Samsung warna putih dan hitam yang diketemukan disaku depan celana sebelah kiri.

Sedangkan di badan terduga AR tidak ditemukan barang yang berkaitan dengan narkoba, selanjutnya penggeledahan dsepeda motor yang digunakan tersangka.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang yang digantung pada sepeda motor tersebut, berupa satu buah plastik warna hitam yang didalamnya berisi satu bungkus daun, batang dan biji kering.

Barang ini diduga kuat merupakan narkotika jenis ganja.Selanjutnya barang bukti dan terduga pelaku dibawa ke Kantor Sat Resnarkoba Polres Lombok Barat  guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) buah plastik warna hitam yang didalamnya berisi 1 (satu) bungkus daun, batang dan biji kering yang diduga narkotika jenis ganja seberat + 0,5 Kg, 1  (satu) Unit Sepeda Motor Merk Honda Scoopy warna Hitam Abu dan  2 (dua) buah HP SAMSUNG Android warna hitam dan putih.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 132 Ayat (1) dan atau Pasal 111 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 ( satu milyar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 ( sepuluh milyar rupiah).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Masih ‘Ngeyel’ beroperasi di Zona Merah COVID-19, pemilik pabrik ini ditegur aparat

Sat May 2 , 2020
Lombok Tengah – Kekhawatiran warga Lingkungan Darul Palah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah atas keberadaan Pabrik Jagung yang tetap beroperasi di zona Merah COVID-19 lingkungan setempat akhirnya direspon aparat penegak hukum, (1/5). Kapolsek Praya dan Danramil Praya Lombok Tengah turun langsung untuk menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada […]