Antisipasi penyebaran COVID-19, Danrem gelar Vidcon dengan Dandim jajaran Korem 162/WB

Mataram – Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar video conference (Vicon) dengan para Dandim jajaran Korem 162/WB terkait Percepatan Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah NTB, Rabu (29/4).

Pada Vicon tersebut, para Dandim melaporkan kondisi terakhir wilayahnya kepada Danrem 162/WB yang didampingi oleh Perwira Staf Korem di ruang rapat Makorem 162/WB khususnya tentang upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 maupun dampak sosial, ekonomi serta kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing.

Setelah mendengar laporan dari para Dandim di masing-masing wilayah, Danrem 162/WB memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya dan kinerja satuan dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di wilayah termasuk upaya mengantisipasi dampak sosial ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Rizal Ramdhani juga memerintahkan para Dandim untuk terus melakukan upaya-upaya membantu pemerintah Daerah mencegah penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah, bangun sinergitas dengan seluruh pihak, berkoordinasi lintas sektoral serta terus berikan sosialisasi, edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan semua imbauan dan kebijakan pemerintah, tegasnya.

Untuk itu, lanjut Danrem, jangan pernah kendor untuk melakukan segala upaya dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah baik berkaitan dengan kegiatan mitigasi, antisipasi pencegahan dengan tidak henti-hentinya memberikan imbauan, sosialisasi, penyuluhan memalui media komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat, juga membantu menjaga setiap pintu masuk ke wilayah guna memudahkan klasifikasi masyarakat yang keluar masuk wilayah masing-masing, melaksanakan patroli bersama di titik-titik tertentu baik dalam rangka memberikan imbauan ataupun menjaga stabilitas keamanan wilayah selama pandemi Covid-19.

Danrem juga menekankan, untuk terus membantu Tim Medis Satgas Covid-19 baik pada saat pendataan sesuai status, baik ODP, PDP, Suspack, serta pasien positif hasil SWAB sampai dengan penyusuran (tracking contak) khususnya terhadap orang yang kontak langsung dan tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh pasien positif Covid-19.

Selanjutnya, menurut orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB ini, yang harus menjadi perhatian kita, yakni membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi kesiapan cadangan sembako manakala pandemi Covid-19 ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, pungkasnya.

“Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah yang dapat digunakan untuk mendukung kesiapan pangan seperti pengawalan dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian mulai proses semai, tanam sampai panen dan penanaman kembali khususnya Pajale (padi, jagung, kedelai) termasuk hasil pertanian lainnya termasuk sektor lainnya seperti perikanan, peternakan, perkebunan serta potensi lainnya guna mendukung kesiapan logistik dan cadangan kebutuhan masyarakat selama pandemi Covid-19,” jelas Danrem.

“Hal tersebut harus dilakukan terus menerus sehingga dapat menggugah setiap elemen masyarakat untuk dapat mengoptimalkan perannya sesuai tugas fungsi dengan harapan dapat mendukung segala upaya percepatan penanganan penyebaran virus covid-19” tutupnya.

Ikut pada kegiatan tersebut, Kasilog Korem 162/WB, Dandenkesyah Mataram, Pasi Puanter Korem 162/WB, Pasi Intel Korem 162/WB, Karumkit Mataram dan Dantim Intel Korem 162/WB.

| penrem korem 162/wb




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Update COVID-19 NTB 29 April | 3 kasus positif baru semua berasal dari Kota Mataram

Wed Apr 29 , 2020
Mataram – Perkembangan penanganan penyebaran viruscorona yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat semakin memperlihatkan hasil yang baik. Terhitung hingga berita ini diturunkan sudah 31 penderita dinyatakan sembuh dan diperbolehkan untuk pulang kerumah masing-masing. Dan pada Rabu, 29 April 2020 ini, ada penurunan jumlah kasus […]