Pasien Klaster Gowa Positif COVID-19 asal Penujak kabur dari Rumah Sakit

Lombok Tengah – Seorang pasien nomor 223 berinisial LS (50 tahun) kabur dari ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Praya, Lombok Tengah. Pasien kabur pukul 20.26 Wita, (28/4).

Dalam video yang beredar, terlihat LS yang tengah berada di ranjang rumah sakit kabur melalui jendela di samping ranjangnya, dan tidak lupa mengambil sebuah kantong merah barang miliknya.

LS merupakan pria asal Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Dia merupakan pasien klaster Gowa Makassar yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa.

Sampai Saat ini petugas masih mencari keberadaan LS. Sementara, warga tempat LS tinggal mulai mewaspadai pasien tersebut pulang ke rumah dengan menutup akses masuk desa.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB, Lalu Gita Ariadi, mengatakan LS merupakan pasien positif baru pada 28 April 2020.

“Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit COVID-19 tidak pernah,” katanya.

Gugus Tugas NTB mengatakan pasien positif baru pada Selasa 28 April 2020 berjumlah 21 orang, salah satunya adalah LS yang memiliki riwayat perjalanan ke Gowa.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Berpotensi besar, Gubernur NTB : industrialisasi perikanan harus dikembangkan

Tue Apr 28 , 2020
Lombok Barat – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa industrialisasi di bidang perikanan harus dikembangkan, melihat potensi yang besar dan tingkat konsumsi ikan yang semakin tinggi di NTB. Saat berkeliling melihat kolam ikan Balai Benih Ikan Batu Kumbung Lingsar, Gubernur menjelaskan, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki beberapa tempat […]