Anjuran dianggap tidak mempan, Dewan minta Pemkot Mataram ajukan PSBB

Mataram – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos mengimbau Pemerintah Kota Mataram untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan.

Hal tersebut dipandang perlu terkait perkembangan terbaru tentang penambahan jumlah pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona di Kota Mataram.

ilustrasi

Saat ini sebanyak 206 pasien positif corona di NTB dan 73 diantaranya berasal dari Kota Mataram.

PSBB menurut Abdul Malik, perlu bagi Kota Mataram apabila jumlah pasien positif terpapar virus corona makin meningkat. Pasalnya segala anjuran dari pemerintah soal pencegahan penyebaran virus corona ini masih dianggap sepele oleh masyarakat.

“Banyak warga yang tidak mengindahkan anjuran mengenai penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 seperti social distancing, physical distancing serta larangan melakukan kegiatan di luar rumah,” ungkapnya.

Menurut politisi dari Partai Golkar ini, Pemerintah Kota Mataram kurang tegas dalam menjalankan protokol pencegahan Covid-19 bagi warganya.

Apalagi saat ini Kota Mataram masuk dalam transmisi lokal penyebaran virus corona. Beberapa pasien dinyatakan positif meskipun tidak memiliki riwayat bepergian ke wilayah yang dinyatakan sebagai zona merah ataupun melakukan kontak dengan pasien positif lainnya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tiga situs baca komik daring untuk temani ngabuburit

Tue Apr 28 , 2020
Ampenan – Bulan Ramadhan tahun ini sangat berbeda dibandingkan sebelumnya bagi sebagian orang yang berdiam diri di rumah sejak adanya virus corona. Dengan penerapan kebijakan kerja dari rumah, ada banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan di rumah sembari ngabuburit menantikan waktu berbuka puasa. 1. Ciayo ComicsPlatform untuk membaca komik daring […]