Evakuasi pasien RDT Reaktif di Lingsar merepotkan

Lombok Barat – Evakuasi yang dilakukan Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Lingsar, terhadap HM, 65 tahun, warga Dusun Embung Pas, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), seorang pasien Rapid Diagnostic Test (RDT) Reaktif, Selasa (21/4), sempat merepotkan petugas.

“Hal itu terjadi, lantaran pasien tersebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Sehingga ketika hendak di evakuasi, dia melawan, bahkan mengancam petugas dengan pisau cutter dan parang,” kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si, (22/4)

Dijelaskan Artanto, evakuasi dipimpin oleh Kapolsek Lingsar, AKP Dewi Komalasari, dengan didampingi Camat Lingsar, Dan Pos Ramil, beserta anggota yang terlibat dalam Satgas Covid-19, termasuk Tim Kesehatan PKM Sigerongan.

Berdasarkan hasil tracking atau penelusuran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lobar, HM yang merupakan orang tua dari H. MUS, yang saat ini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19

dan kini sedang dirawat di RS Gerung, ternyata setelah dilakukan rapid diagnostic test (RDT), hasilnya reaktif. Sehingga petugas pun akhirnya melakukan evakuasi.

Namun pelaksanaan evakuasi kali ini cukup merepotkan para petugas. Karena pasien yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan ini sempat melakukan perlawanan terhadap petugas yang hendak mengevakuasinya. “Namun berkat kesigapan Tim Satgas Gabungan, kegiatan evakuasi akhirnya berjalan lancar,” jelas Artanto.

Pasien kemudian diamankan oleh anggota Polsek Lingsar, untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Selagalas. “Pasien saat ini tetap dalam pengawasan Tim Satgas COVID-19 Kecamatan Lingsar, dan dokter di RSJ Mutiara Sukma Selagas,” pungkas Artanto.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polisi bekuk Bandar Shabu H-2 Ramadhan di Lombok Tengah

Wed Apr 22 , 2020
Lombok Tengah – Jelang masuknya awal Ramadhan, Satnarkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) berhasil membekuk salah seorang pria yakni AM (41) warga Dusun Gubuk Baru Desa Perispan Beleke Lebesane Kecamatan Praya Timur langsung diamankan karena diduga sebagai bandar sabu yang selama ini sering ditemui oleh para pengguna yang sudah diamankan sebelumnya. […]