Anggota JT banyak yang Positif COVID-19, Bang Zul : Karena komunitas ini ’Guyub’

Sebuah tulisan singkat nan bijak dari seorang Zulkieflimansyah dalam ’curhat-nya’ yang banyak disebar di grup WhatsApp tentang komunitas para jamaah tabligh yang juga kata Bang Zul demikian Gubernur NTB ini akrab disapa pernah ia ikuti aktivitasnya. Kini mereka menjadi korban paling banyak yang terpapar coronavirus atau COVID-19 di negeri seribu masjid ini.

Berikut tulisan Bang Zul yang sengaja redaksi tidak mengedit tata bahasa nya agar sesuai dengan aslinya yang kami ambil dari salah satu grup WhatsApp :

”Kalau kebetulan banyak anggota Jamaah Tabligh yang terpapar positif, tentu bukan karena kesengajaan. Tapi karena komunitas ini guyub, sering berjabat tangan dan sering bersama-sama,”

GET MORE – Banyak yg terkejut ketika lonjakan yg positf corona naik begitu cepat di tempat kita. Mestinya kita tidak perlu terkejut karena Cluster2 Alhamdulillah sdh teridentifikasi. Dan dgn sdh teridentifikasi Insya Allah kita jadi lebih mudah menanganinya.

Salah satu cluster yg banyak terkena wabah ini adalah saudara2 kita Jamaah Tabligh (JT) yg kebetulan mengikuti acara di GOWA. Saya kebetulan pernah ikut aktivitas Jamaah Tabligh ini, sebuah komunitas yg luar biasa dan bekerja dgn penuh cinta dan keikhlasan.

Kalau kebetulan banyak anggota JT yg terpapar positif, tentu bukan krn kesengajaan. Tapi krn komunitas ini guyub*, sering berjabat tangan dan sering bersama2. Inilah yg membuat penularan COVID 19 di JT jadi lebih cepat. Menyalahkan teman2 JT tentu tidak tepat, dan teman2 JT yg kebetulan pernah ke GOWA juga hrs terbuka dan sadar bahwa covid 19 ini bukan aib dan bisa di sembuhkan. Sehingga tak perlu bersikeras utk tidak mau di tes atau di periksa.

Kami sdh mendata teman2 Cluster GOWA jumlahnya lebih dari 1000an. Dan hasil Rapid test sementara sdh 367 yg reaktif. Biasanya yg reaktif ini lebih dari 50 persennya jadi positif. Artinya kita hrs siap2 di beberapa hari ke depan terjadi lonjakan jumlah yg positif. Tetapi tentu lebih baik menyalakan Lilin daripada kita mengutuk kegelapan. Daerah2 yg kebetulah sdh cukup banyak yg reaktif hrs segera menyiapkan diri dan masyarakat hrs secara psikologis disiapkan utk menerima kenyataan ini.

Menyembuhkan yg positif Covid 19 ini tidak susah. Isolasi 14 hari, makan makanan yg sehat, cukup vitamin C dan E, berolah raga dll Insya Allah sembuh. Berikut kami sampaikan data dari Cluster GOWA, bukan utk bikin panik tapi agar kita lebih dini menyiapkan diri. Ini Insya Allah bisa di sembuhkan dan diselesaikan

(Gubernur NTB)

*guyub : kebersamaan sedang rukun memiliki makna keselarasan; tanpa pertikaian atau menghindari pertikaian (red). | source ; grup whatsapp




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polda NTB gelar Baksos bagi ribuan Sembako dan Masker

Tue Apr 21 , 2020
Mataram – Polda Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan bakti sosial menindak lanjuti Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1205/IV/KEP/2020 yang ditandatangani AS SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Eko Indra Heri di Jakarta. Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan secara serentak pada 21 April 2020 di seluruh wilayah Indonesia ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan […]