PKS menilai pelibatan IKM/UMKM kebijakan yang tepat

Mataram – Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi NTB yaitu Sambirang Ahmadi menilai, kebijakan Gubernur NTB yang memilih produk IKM/UMKM lokal sebagai menu paket JPS gemilang itu sudah sangat tepat. Sambirang saat di Mataram, Minggu,(19/4/2020) menegaskan kebijakan pemerintah sudah sesuai dengan RPJM.

“Artinya pemerintah konsisten dengan kerangka RPJM yang sudah ditetapkan. Dimana salah satu misinya adalah, meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat (NTB Sejahtera dan Mandiri),” jelas Ketua Komisi III DPRD NTB tersebut. Ahad (19/4) di Mataram.

Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi NTB, Sambirang Ahmadi

Lebih lanjut, kondisi saat ini justru menjadi momentum bagus. Dimana pemerintah dibutuhkan keberpihakannya secara nyata.Terutama terhadap IKM/UMKM yang sudah cukup banyak tumbuh di NTB. Yaitu dengan memberi kesempatan kepada mereka meningkatkan kapasitas produksinya. Dengan demikian, masih kata Sambirang, para IKM/UMKM NTB mendapatkan pembelajaran yang berharga.

“Dalam konteks ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan bertumpu pada industrialisasi. Ini bisa dimulai dengan mengupgrade industri skala kecil,” imbuh pria yang kerap disapa Ustadz Sambirang ini.

Sementara itu, tantangan pemerintah saat ini menurut Sambirang adalah memastikan stok yang dibutuhkan untuk pelayanan JPS Gemilang dalam beberapa bulan kedepan bisa di cover semuanya oleh IKM lokal di NTB.

“Bayangkan betapa senangnya para pengusaha abon, minyak goreng kelapa, minyak kayu putih, teh kelor dan lainnya jika produk mereka dihargai pemerintah dan dikonsumsi masyarakat secara masal,” pungkasnya.

Sehingga menurut Sambirang, terkadang masyarakat perlu juga dipaksa menghargai produk dalam daerahnya sendiri, agar tidak terus menerus tergantung pada produk luar daerah. Dengan kebijakan seperti ini lebih lanjut dikatakannya, pemerintah justru bisa membangkitkan optimisme para pengusaha IKM.

“Harapannya kedepan mereka bisa menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah dan menghasilkan nilai tambah,” tutur Anggota DPRD NTB jebolan Dapil V Sumbawa-KSB itu.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Update COVID-19 NTB : ada 11 kasus baru berkaitan dengan Cluster Gowa

Sun Apr 19 , 2020
Mataram – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi NTB mengkonfirmasi adanya tambahan 11 kasus baru covid-19 hingga hari Minggu (19/4) melalui rilis yang dikirimkan ke media. Dari 48 sampel yang di periksa dengan hasil 33 sampel negatif, 4 (empat) pasien sampel ulangan positif, dan 11 sampel kasus baru positif […]