Sukses isolasi mandiri selama 14 hari, KNPI KSB apresiasi Lurah Kelurahan Dalam

Sumbawa Barat – Pandemi global virus corona masih terus mengalami perkembangan, mulai dari peningkatan jumlah kasus, hingga angka kematian dan jumlah pasien sembuh.

Melansir data real time yang dikumpulkan oleh John Hopkins University, jumlah infeksi di seluruh dunia per Senin (6/4/2020) pagi adalah sebanyak 1,27 juta kasus.

Adapun jumlah kasus kematian yang terjadi adalah 69.309. Sementara itu, 259.810 pasien telah dinyatakan sembuh.Kasus-kasus ini tersebar di ratusan negara di dunia.

Jumlah kasus terbanyak tersebar di AS, yaitu lebih dari 300.000 kasus, disusul Spanyol, Italia, Jerman, dan Perancis.Sedangkan untuk jumlah kematian, paling banyak terjadi di Italia, disusul Spanyol,

Di kutip dari media (KOMPAS.COM) di Indonesia sendiri ada penambahan kasus positif sebanyak 218 kasus pada 6 April 2020.Sehingga total kasus pasien yang positif Corona sebanyak 2.491 orang. Sementara itu jumlah kasus sembuh dari virus Corona sebanyak 192 kasus dan ada sebanyak 209 kasus meninggal dunia.

Sedangkan di NTB sediri hingga kini jumlah PDP sebanyak 90 orang dengan rincian laki-laki: 61 orang, perempuan 29 orang,Sebanyak 34 orang dinyatakan selesai dalam pengawasan, dan 56 orang masih dalam pengawasan di rumah sakit rujukan.

Sedangkan untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) di NTB terus meningkat, seiring kepulangan para TKI dan pelajar, hingga kini jumlah kasus ODP sebanyak 1.841 orang.Adapun kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 8 orang, dengan satu orang meninggal dunia.

Mengantisipasi meluasnya virus covid 19 pemerita kabupaten sumbawa barat bersama TNI POLRI terus menggalangkan sosialisasi pencegahan, mulai dari terus melakukan penyemprotan disinfektan, menempatkan tenaga kesehatan di pintu masuk kabupaten hingga sosialisasi protokoler kesehatan yang di tetapkan pemerintah pusat seperti melakukan isolasi mandiri selama 14 hari jika orang tersebut berstatus ODP (orang dalam pengawasan), langkah tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan kesehatan setelah yang bersangkutan baru pulang dari daerah terjangkit.

Isolasi mandiri selama 14 hari juga dilakukan Lurah Kelurahan Dalam Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Hasdar Jafar. Dikabarkan ia pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit membuat Hasdar harus mengikuti prokol kesehatan yang di tetapkan pemerintah yaitu melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah, melakukan semua aktifitas di dalam rumah, mulai dari bekerja, berolahraga dan beberapa kegiatan lain.

Apa yang dilakukan Hasdar diapresiasi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumbawa Barat (KNPI KSB) Trisman ST yang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan contoh khususnya kita masyarakat Sumbawa Barat, “Terus mengikuti protap yang di tetapkan pemerintah adalah langkah tepat untuk memutus mata ranatai penyebaran pandemi covid-19 dengan terus menjaga pola hidup sehat.” ungkap Trisman.

Dengan mengikuti ajuran pemerintah/ protokoler kesehatan, tambah Trisman, ketika warga yang berpergian dan baru pulang dari daerah terjangkit covid-19 memang semestinya harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Langkah yang sudah dilakukan oleh Hasdar merupakan contoh bersama, bagaimana kita memutus mata rantai penyebaran virus covid-19,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polwan NTB bagi Sembako dan Masker kepada masyarakat membutuhkan

Tue Apr 7 , 2020
Mataram – Korps Polisi Wanita (Polwan) Polda NTB melaksanakan Bakti Sosial pembagian sembako, masker serta imbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker serta berdiam diri dirumah jika tidak ada kepentingan yang sangat perlu. Dalam pembagian masker dan sembako tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan dan tanggung jawab moral sebagai […]